iklan banner Honda atas

Usaha Pertashop Terancam Kolaps

Usaha Pertashop Terancam Kolaps

"Costnya lumayan tinggi. Dibandingkan jual pertalite eceran, kita beli jirigen 11 ribu itu bisa jual. Mereka bisa kulak secara sembunyi-sembunyi. Dengan hasil untuk sekarang masih menguntungkan jual pertalite eceran," lanjut dia.

Ia berharap, pemerintah dalam hal ini Menteri Dalam Negeri untuk ikut memikirkan bagaimana kehidupan pertashop bisa berjalan dengan baik.

Lebih bagus, kata dia, jika pertashop diizinkan jual pertalite. Karena, menurut dia, BBM pertalite sementara ini lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat kota.

"Di jalan tol itu ada, di SPBU-SPBU itu ada. Kalau toh pertalite itu disalurkan di pertashop yang jangkauannya hingga pelosok desa, maka pertalite bisa dikonsumsi masyarakat pedesaan. Di pelosok-pelosok desa itu paling yang mengonsumsi roda dua. Roda empat di desa kan jarang," katanya. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: