Anggaran Perbaikan Jalan Usulan DPRD Selalu Dicoret
KANDANGSERANG - Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Moh Nasron mengatakan Dewan sudah mengusulkan anggaran perbaikan ruas jalan Lambanggelun - Wangkelang. Namun selalu dicoret Pemkab Pekalongan.
"Ya itu sesuai dengan visi misi bupati sekarang ya (jalane mulus, rezekine alus). Mestinya di 2022, sudah dianggarkan gak tau itu hilang. Kita malu lah pada masyarakat. Sudah dianggarkan dari dewan, tapi hilang.
Kemarin dihilangkan Rp 6 miliar. Mudah-mudahan di 2023 tidak dicoret lagi," ujar Nasron, yang ikut kerja bakti bersama masyarakat Desa Wangkelang dihubungi kemarin.
Dengan kondisi jalan yang rusak parah, kata dia, sudah makan korban jiwa. "Orang Kedungwuni dua meninggal.
Karena banyak lubang terus jatuh. Truk saya juga masuk jurang. Sering terjadi kecelakaan. Anak-anak sekolah tidak mau berangkat sekolah karena jalan rusak," ungkap dia.
Ia berharap pemerintah bisa mendengarkan keluh kesah masyarakat. Masyarakat di desa itu sudah bersuara tahunan agar jalan bisa diperbaiki.
" Ya pemerintah itu jangan budek lah. Ini didzolimi lah. Setiap ganti bupati yang jadi obyek itu jalan, tapi setelah bupati dilantik ya dijarke," ujarnya.
Ia pun menyinggung anggaran besar justru digunakan untuk mempercantik Alun-alun Kajen. Padahal, persoalan jalan di daerah atas sudah berlangsung sejak lama.
"Lha seharusnya garap atas dulu baru mempercantik kota. Lha itu alun-alun (dipercantik) tidak masuk di visi misi. Ada gak itu, gak ada. Malah alun-alun diprioritaskan," tandasnya.
Dikatakan, jika di tahun 2022 tidak dianggarkan. Di tahun 2023 juga tak dianggarkan. Maka peluang anggarannya akan habis. Karena di tahun 2024 sudah pemilu.
"Ingat 2024 sudah pilihan lagi lho ya. Jadi harus dipikirkan. Lha yang jadi beban itu, saya, kami, wakil mereka-mereka ini yang disalahkan DPRD. Ini pemerintah yang dzolim pada rakyat," tukasnya.
Disinggung kenapa anggaran dicoret, ia mengatakan karena refokusing saat pandemi Covid-19. Namun anggaran untuk penataan alun-alun yang dinilai belum mendesak malah tidak dicoret.
Sementara itu, Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan Mudiarso dikonfirmasi terpisah mengatakan ruas jalan Lambanggelun - Wangkelang diusulkan akan ditangani di tahun 2023. "Kami programkan untuk rencana penanganan di tahun 2023," kata dia. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
