iklan banner Honda atas

Awas Fenomena Banjir Pesisir

Awas Fenomena Banjir Pesisir

**Diprediksi Terjadi 19-21 Januari 2021
**Hujan Disertai Angin, Banyak Pohon Tumbang

KAJEN - Akibat adanya aktivitas pasang air laut, kondisi gelombang tinggi, dan curah hujan tinggi, dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah berupa banjir pesisir (rob).

Oleh karena itu, BMKG Jateng mengingatkan masyarakat pesisir untuk mewaspadai adanya fenomena banjir rob tersebut. Diprediksi, banjir rob akan terjadi tanggal 19 Januari hingga 21 Januari 2021 di pesisir utara Jawa Tengah. Banjir rob diperkirakan terjadi pukul 24.00 WIB - 03.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, dikonfirmasi kemarin malam, membenarkan informasi terkait prediksi adanya banjir rob dari BMKG tersebut. "Ya benar mas," ujar dia.

Sementara itu, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan dari pagi hingga malam hari, kemarin. Bahkan, hujan disertai angin kencang mengguyur sejumlah wilayah di Kota Santri, kemarin malam. Aliran listrik di sejumlah desa pun padam selama beberapa jam. Salah satunya di wilayah Karanganyar dan Kajen.

Dikonfirmasi apakah ada laporan bencana alam, Budi Raharjo, mengatakan, akibat hujan disertai angin kencang untuk sementara ada kejadian pohon tumbang di Jalan Raya Kajen-Paninggaran, Kota Kajen, Jetak Kidul (Wonopringgo), dan di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar.

Petugas gabungan seperti dari PMI, TNI, Polri, dan BPBD tampak berjuang keras untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Di tengah guyuran hujan, para relawan ini menyingkirkan pohon tumbang yang beberapa di antaranya menutup badan jalan.

"Banyak pohon tumbang. Ini selesai di satu titik, kita lari ke titik lainnya," ungkap relawan PMI, M Rofik Maulana, kemarin malam. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: