Banjir Surut, TPI Kembali Hidup
**Sempat Off Satu Bulan
WONOKERTO - Sempat berhenti beroperasi selama satu bulan pada Februari hingga awal Maret 2021 akibat banjir besar merendam wilayah pesisir, aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto, Kabupaten Pekalongan kini kembali menggeliat.
Di awal tahun atau sejak Januari 2021, TPI Wonokerto sebenarnya sudah sangat ramai. Tangkapan ikan melimpah dan banyak pedagang ikut lelang. Namun kemudian anjlok dan TPI benar-benar tidak beroperasi pada awal Februari hingga awal Maret karena ada banjir besar.
"Karena banjir besar itu, kami benar-benar off sebulan lebih," kata Kepala TPI Wonokerto, Asmo Kumoro, Jumat (26/3/2021).
Banjir saat ini mulai surut. Cuaca ekstrem pun mulai reda. Nelayan akhirnya bisa melaut kembali. Pedagang-pedagang ikan juga kembali mendatangi TPI. "Ditambah momen badai baru saja reda. Jadi tangkapan ikan sangat melimpah," kata Asmo.
Dibanding Januari, kata Asmo, Maret ini tangkapan nelayan meningkat drastis. Januari lalu, paling banyak total tangkapan ikan per hari 5 ribu kilogram. Bulan ini per hari terkumpul dari semua nelayan bisa mencapai 20 ribu kilogram per hari.
Disebutkan, tangkapan ikan bulan Maret ini sangat beragam. Mulai dari teri, pari, kerang, rebon, hingga tengiri. Tetapi, kata Asmo, paling banyak cumi. "Penjualannya juga bagus. Saat ini mencapai 70 ribu per kilonya," ucapnya.
Salah satu pedagang ikan, Winarti, mengatakan, banjir surut membawa berkah. Ia kembali bisa berdagang ikan setelah sebulan hanya di rumah. "Saya kan belinya dari TPI sini. Kalau tutup, ya tidak ada ikan yang saya jual," katanya. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
