Bocah Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
SIWALAN - Seorang bocah usia 7 tahun, Faza Endra Prasetyo asal Dukuh Talkondo Desa Serang Kecamatan Petarukan, Pemalang, ditemukan meninggal dalam kondisi mengambang di Aliran Sungai Desa Boyoteluk, Kecamatan Siwalan.
Data dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh Kholis (17) warga sekitar yang hendak menaiki perahu kecil. Saat itu ia melihat sesosok mayat mengambang masih mengenakan kaos warna hijau di bantaran Sungai Boyoteluk, Siwalan. Adanya temuan itu ia langsung memberitahu kepada Uji (27) penjaga pintu pompa air si lempeng.
Uji bersama Kholis langsung cek lokasi. Ternyata benar ada mayat seorang anak laki-laki terhanyut sampai 200 meter dari lokasi pertama ditemukan. Setelah dicari bersama-sama dengan menggunakan perahu kecil, mayat tersebut ditemukan menyangkut di pohon bakau.
Temuan itu langsung diberitahukan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom saat dikonfirmasi membenarkan. Kata dia, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.
"Sebelum ditemukan korban, pihak keluarga sudah melaporkan ke Polsek Sragi bahwa sekira pukul 11.00 wib telah kehilangan korban. Namun pukul 16.00 wib, anggota mendapat laporan ditemukanya korban yang dalam kondisi meninggal dunia," katanya.
Selanjutnya anggota membawa korban ke Puskesmas Siwalan untuk dilakukan Visum Luar. Dari hasil Pengecekan tidak ada bekas luka maupun bekas kekerasan yang berada di tubuh mayat tersebut.
Sementara dari keterangan sejumlah saksi, diduga korban terpleset pada saat bermain di pinggiran Sungai Kecil Sipait. Korban tidak bisa berenang sehingga di mungkinkan mayat tersebut tenggelam dan terhanyut sampai di Bantaran sungai Boyoteluk, Siwalan.
"Bahwa peristiwa tersebut murni karena Musibah dan pihak keluarga tidak menuntut untuk di lakukan otopsi, " imbuhnya. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
