BPBD Akan Pasang EWS
**Karena Rawan Bencana Tanah Gerak
KAJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan berencana memasang alat early warning system (EWS) di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang. Pasalnya, desa di wilayah pegunungan ini rawan bencana tanah gerak.
Demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, kemarin. "Rencana ke depan yang akan dipasang EWS di Bodas karena kemarin ada tanah gerak. Jika nota dinas disetujui, rencana di bulan ini pasang EWS-nya," terang dia.
Selain itu, lanjut dia, BPBD Kabupaten Pekalongan juga akan meminta EWS ke Provinsi Jawa Tengah untuk dipasang di desa lainnya. Di antaranga dipasang di Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, dan Desa Werdi, Kecamatan Paninggaran.
Sebelumnya diberitakan, empat kecamatan di wilayah pegunungan di Kabupaten Pekalongan rawan bencana alam longsor dan tanah gerak, yakni di Kecamatan Petungkriyono, Lebakbarang, Paninggaran, dan Kecamatan Kandangserang.
Bencana tanah gerak telah terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang. Akibatnya, ratusan rumah dan puluhan hektar lahan pertanian di desa itu rusak.
Bencana longsor juga terjadi di beberapa desa meskipun masih skala kecil. Di antaranya terjadi di Desa Garungwiyoro dan Gembong Kecamatan Kandangserang.
Longsor juga terjadi di Dukuh Sikembang, Kaliwisnu, dan Dukuh Wetan Atas Desa Lumeneng Kecamatan Paninggaran. Longsor juga terjadi di Dukuh Kauman Desa Sawangan; Dukuh Besuki Desa Paninggaran; dan Dukuh Sawit Desa Werdi. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
