Pembelajaran Tatap Muka Dikaji Lagi
**Bencana Dijadikan Bahan Pertimbangan
KAJEN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengusulkan agar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan sepekan lalu. Namun Bupati meminta agar PTM dikaji terlebih dulu oleh satgas Covid-19 tingkat kabupaten. Dijadwalkan, satgas akan mengkaji PTM pada Jumat (26/2/2021) hari ini.
"Saya sudah mengajukan nota dinas ke Bupati dua minggu yang lalu. Saya berharapnya minggu kemarin sudah bisa uji coba PTM. Permohonan kami untuk dikaji dulu di satgas," terang Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh, saat dikonfirmasi rencana PTM di Kota Santri, Kamis (25/2/2021).
Pengajuan uji coba PTM, lanjut dia, dengan menerapkan sistem mikrozonasi Covid-19.
"Kami masih minta uji coba untuk mikrozonasi hijau dan kuning. Kecuali yang merah tunda dulu.
SMP ya mikrozonasi kecamatan, SD mikrozonasi desa," kata dia.
Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budi M, dikonfirmasi terpisah, menyampaikan, atas pengajuan dari Dindik baru turun dari Bupati, agar usulan itu dikaji satgas Covid-19.
"Rencana baru besok kita mulai rapat. Rencana akan melibatkan Kemenag karena juga punya tanggung jawab di bidang pendidikan. Intinya, kita ingin aman semua," ujar Totok.
"Tadi malam saya ngabari Bu Masruroh rencana hari ini rapat. Bu Masruroh ada kesibukan, kita ada kesibukan, Pak Bambang juga ada kesibukan sehingga kita agendakan besok rapatnya," lanjut dia.
Dikatakan, Gubernur membuat surat untuk tatap muka agar ditunda dulu dengan adanya PPKM. Diakuinya, keinginan PTM sudah banyak yang muncul.
"Tadi kita diskusi dengan Pak Bambang (Bambang Irianto, Pj Sekda) besok kita rapat pertimbangkan juga sekarang masih ada bencana. Jenengan anaknya yang di Tirto tahu lainnya sekolah kan bisa ada kecemburuan sosial. Bencana juga akan menjadi bahan pertimbangan di dalam rapat nanti," kata dia. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
