iklan banner Honda atas

DPRD Dorong Pemkab Tangani Rob

DPRD Dorong Pemkab Tangani Rob

KAJEN - DPRD Kabupaten Pekalongan terus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menangani banjir rob di wilayah Pesisir. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj Hindun di ruang kerjanya, Senin (12/12/2022).

Menurutnya, upaya pemerintah dalam penanganan rob menjadi perhatian. Mulai dari membangun tanggul dan peninggian saluran irigasi.

"Bagaimana langkah yang diambil mengatasi banjir rob seterusnya," kata Hindun.

Ditegaskan Hidun, Pemkab Pekalongan harus konsen terhadap banjir rob. Karena para ahli sudah melakukan penelitian dan menyimpulkan bahwa daratan wilayah Pesisir diperkirakan akan mengalami penurunan setiap tahun. Dengan penurunan tanah tersebut akan berdampak naiknya air laut.

"Seperti dikatakan profesor Andreas dalam penelitiannya, diperkirakan daratan wilayah pesisir Pekalongan akan terjadi penurunan 5 sampai 10 centimeter tiap tahun, sehingga dalam penanganan banjir rob harus dilakukan sevara dinamis. Dan kita terus memperhatikan," tegasnya.

**Perlu Penambahan Pompanisasi

Diakui Hindun, sampai saat ini banjir rob terus menghantui warga wilayah pesisir. Untuk menghilangkan rasa takut tersebut, perlu langkah kongkrit yang dilakukan Pemkab Pekalongan. Diantaranya peninggian tanggul sungai dan penambahan rumah pompa.

Dijelaskan wakil rakyat dari PKB ini, dengan melakukan peninggian tanggul sungai akan bisa menghambat air rob masuk ke pemukiman. Langkah selanjutnya penambahan rumah pompa. Dengan bertambahnya rumah pompa air maka air rob bisa cepat dibuang ke sungai ketika masuk ke pemukiman warga.

"DPRD selalu mendorong beberapa kegiatan di daerah yang rawan banjir terutama wilayah utara seperti Kecamatan Tirto, Kecamatan Wonokerto, dan Siwalan, " jelasnya.

**Tanggul Jebol

Sementara itu, Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo, menjelaskan, parahnya banjir rob di Desa Depok Kecamatan Siwalan, karena ada tanggul yang jebol. Untuk penanganannya, pihaknya sudah melakukan perbaikan tanggul yang jebol.

"Kita sudah melakukan tindakan jangka pendek untuk penanganan darurat yaitu tanggul tanggul yang sudah limpas seperti di Desa Pecakaran, dan Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto," terangnya. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: