iklan banner Honda atas

Enam Nakes Puskesmas Karanganyar Positif Covid-19

Enam Nakes Puskesmas Karanganyar Positif Covid-19

**Di Puskesmas Karanganyar, Sementara Pelayanan Ditutup

KARANGANYAR - Enam tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Karanganyar terkonfirmasi Covid-19. Pelayanan di Puskesmas ini ditutup sejak Selasa (20/10/2020) hingga Kamis (22/10/2020).

Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat ke Puskesmas terdekat, seperti di Puskesmas Kajen 1 dan 2, Puskesmas Doro, dan Puskesmas Wonopringgo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, Selasa (10/20/2020), mengatakan, ada klaster baru di Puskesmas Karanganyar, yakni klaster perkantoran. Dikatakan, dengan adanya enam tenaga kesehatan di Puskesmas Karanganyar terpapar Covid-19, pelayanan di Puskesmas ini ditutup sementara.

"Hasil tracking dari satu petugas kemudian kita lakukan tracking mendalam ternyata ada enam yang terpapar. Ini hasil swab kemarin tanggal 18 Oktober," terang Wawan.

Dengan adanya kasus di Puskesmas Karanganyar, pelayanan dialihkan ke Puskesmas Doro, Kajen, dan Puskesmas Wonopringgo. Penutupan dilakukan dari hari Selasa hingga Kamis. "Hari Jumat sudah dibuka layanan seperti biasa," kata dia.

Menurutnya, pelayanan di Puskesmas Karanganyar ditutup karena keenam nakes yang terpapar itu ada di semua unit layanan. "Di KIA ada, di gizi ada, di farmasi ada, di BP ada, dan di administrasi ada. Kalau sudah menyebar merata demikian, tidak mungkin untuk dilakukan tidak penutupan semuanya karena ini membutuhkan disinfeksi total selama tiga hari," kata dia.

Disebutkan, Dinkes sejak kemarin melakukan tracking terhadap pihak keluarga dan pasien yang pernah kontak. "Itu kan ada riwayat 10 hari terakhir yang sudah dilakukan terhadap masyarakat siapa saja ini sedang dilakukan pendataan," kata dia.

Ia mengatakan, kasus di Puskesmas Karanganyar merupakan klaster baru. Dari satu kasus, dilakukan tracking ditemukan ada lima positif Covid-19, sehingga di Puskesmas Karanganyar ada enam nakes yang terpapar virus corona. "Semua isolasi mandiri karena OTG dan kondisinya sehat-sehat saja," terang Wawan.

Diterangkan, temuan nakes yang terpapar Covid-19 juga ada di Puskesmas Kedungwuni 1 dan 2. "Di Puskesmas Kedungwuni 1 satu, di Puskesmas Kedungwuni 2 juga satu. Itu nanti kita lihat perkembangannya," kata dia.

Menurutnya, pelayanan di dua Puskesmas di Kedungwuni ini tidak ditutup karena nakes yang terpapar virus corona merupakan petugas lapangan. Bukan petugas pelayanan yang ada di BP atau di dalam Puskesmas.

"Sehingga kita masih melakukan isolasi teman yang petugas di Kedungwuni itu," ujar dia.

Sementara itu, kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan trennya terus meningkat. Hingga data kemarin, secara akumulasi ada 315 terkonfirmasi Covid-19. Dengan rincian, 22 orang dirawat, 209 orang sembuh, 61 orang menjalani isolasi mandiri, dan 23 orang meninggal dunia. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: