iklan banner Honda atas

Geregetan, Eksponen 99 Minta DPRD Sikapi Aksi Teror

Geregetan, Eksponen 99 Minta DPRD Sikapi Aksi Teror

KAJEN - Mantan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 1999 - 2004 atau Eksponen '99 'gregetan' dengan dinamika politik yang ada di Kabupaten Pekalongan. Para sesepuh ini turun gunung untuk bersilaturahmi dengan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan, kemarin siang.

Eksponen '99 ini gelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pimpinan DPRD, komisi, dan fraksi di DPRD Kabupaten Pekalongan. Silaturahmi dilaksanakan di Ruang Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan. Rapat dengar pendapat itu dilaksanakan secara tertutup.

Berdasarkan pantauan, sejumlah mantan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 1999 - 2004 tampak hadir. Di antaranya mantan ketua DPRD kala itu Dulmanan, Hilmi Firdaus, Slamet Sukamto, Hadi Waluyo, Basuki, Safrudin Huna, Nailis Soraya, Munandir, dan lainnya.

Hilmi Firdaus mengatakan, tujuan RDP untuk menjaga marwah DPRD Kabupaten Pekalongan sebagai perwakilan konstitusional masyarakat Kabupaten Pekalongan yang berintegritas.

Eksponen '99 meminta DPRD Kabupaten Pekalongan memberi sikap resmi mengutuk peristiwa penembakan tanggal 23 September 2022 sebagai perwujudan pelaksanaan UUD 1945. Dikatakan, di Pasal 28G, ayat (1) UUD 1945 menegaskan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

"Eksponen '99 juga mendorong DPRD lebih meningkatkan tiga tugas pokoknya. Yakni fungsi kontrol, fungsi legislasi, dan fungsi anggaran," ujar dia.

Eksponen '99 mendorong DPRD Kabupaten Pekalongan, agar memperhatikan implementasi visi dan misi kepala daerah, terutama dalam aplikasi politik anggarannya. Selanjutnya, mendorong DPRD memperhatikan inventarisasi dan pengelolaan aset daerah secara akuntabel.

"Terhadap kondisi sosial politik di daerah Kabupaten Pekalongan, Eksponen 99 meminta DPRD untuk memperhatikan secara seksama, dengan mengedepankan sikap kenegarawanan yang adil, objektif, dan bijaksana," tandasnya.

Sementara itu, terhadap penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan kebijakan di lapangan, DPRD diharap menyikapinya secara proporsional berintegritas. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: