iklan banner Honda atas

Guru Jangan Tergiur Jabatan

Guru Jangan Tergiur Jabatan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menegaskan kepada para guru Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berhati-hati dan tidak tergiur tawaran jabatan. Sebab banyak orang mencari uang dengan memanfaatkan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan.

"Saya minta bapak dan ibu (guru) hati hati, kerena di Dinas Pendidikan ini banyak orang mencari duit. Katanya mau jadi ini, jadi itu..nah inilah yang sering disalahgunakan," tegas Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pekan kemarin.

Bupati menyampaikan secara langsung di depan para guru, karena sebelumnya telah mendapatkan aduan. Bahkan ada copian kuitansi.

"Karena saya sudah menerima Copy kuitansi, oleh karena itu saya bilang bapak ibu guru harus hati hati. Mungkin karena ada yang bilang saya Timnya Ibu, orang dekat dengan Bupati. Saya bilang itu ga ada!, " tegas Fadia.

Diakui, untuk urusan ASN sebenarnya sudah diserahkan pada masing masing Kepala OPD terkait. Apalagi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.

"Sebenarnya kalau urusan ASN/ PNS saya lebih ke Kapala Dinas dan Sekdin, jadi saya tidak pernah nyuruh orang ini itu. Jadi hati hati ya bu, pak karena kasihan nyari uangnya susah, " imbaunya.

Bupati juga menekankan bagi para guru pengelola Bantuan Operasional Sekolah (Bos) agar dalam penggunaan sesuai aturan dan skala prioritas.

"Gunakan dana BOS seperlunya sehinnga semua bisa tepat sasaran. Kami minta juga bapak ibu guru cobalah berinovasi berkreasi yang baik untuk diterapkan pada anak anak, "tandasnya.(yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: