Harga Kebutuhan Harian Naik
**Sabun Hingga Gula Pasir Naik
KARANGANYAR - Seiring kenaikan harga BBM dan diterapkannya PPN 11%, harga sejumlah produk kebutuhan harian naik. Bukan hanya kebutuhan pokok yang alami kenaikan. Sabun mandi, detergen, hingga aneka jajan juga mengalami kenaikan.
Dewi (36), warga Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, kemarin, mengaku kaget saat kulakan atau belanja di toko grosir di Kecamatan Karanganyar. Menurutnya, harga sejumlah kebutuhan harian beranjak naik. Disebutkan, harga susu, beberapa produk kopi, sabun hingga deterjen naik. Gula pasir pun ikut-ikutan naik.
"Gula pasir kemarin belanja sudah harga Rp 14 ribu perkilo di grosir. Di pedagang eceran seperti saya jual lagi Rp 14.500 perkilo," kata dia.
Harga sabun pun ikut naik. Sabun batangan yang tadinya dijual Rp 3.500 per batang naik jadi Rp 4.000 per batang. Sabun reffil pun sama alami kenaikan sekitar Rp 1000 hingga Rp 2000.
Sementara itu, untuk harga minyak goreng kemasan masih tetap tinggi. Di tingkat eceran, harga migor kemasan di kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 26 ribu perliter. Harga minyak curah pun sama. Meski pemerintah tentukan HET, namun harganya masih di kisaran Rp 25 ribu perliternya.
Untuk harga beras masih stabil di angka Rp 10 ribu perkilo di tingkat eceran. Harga telur fluktuatif dalam sepekan terakhir ini. Namun di kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 26 ribu perkilo di pedagang eceran.
Sementara itu, berdasarkan pantauan petugas di pasar tradisional pada akhir Maret lalu, harga beras Rp 10 ribu perkilo, harga gula pasir Rp 14 ribu perkilo, dan harga minyak goreng kemasan Rp 24 ribu perliter. Harga cabai, bawang merah, dan bawang putih alami penurunan.
"Pantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok stabil dan stok aman. Hanya minyak goreng curah yang belum ada pasokan," kata penyuluh Dinas Perdagangan, Heri Purnomo, pada akhir Maret lalu. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
