iklan banner Honda atas

Harga Kedelai Kian Mahal

Harga Kedelai Kian Mahal

**Saat Ini Tembus Rp 14.200/Kg

KAJEN - Belakangan ini harga kedelai impor di Kabupaten Pekalongan semakin mahal. Biasanya, harga kedelai impor berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu. Saat ini bahan baku tahu dan tempe ini dipasaran sudah tembus Rp 14.200/Kg.

Salah seorang perajin tempe bernama Indah asal Kecamatan Kesesi membenarkan mahalnya harga kedelai impor saat ini. Dijelaskan, kenaikkan harga kedelai impor dimulai bulan Oktober 2022. Bulan itu harga kedelai impor Rp 12.700 ribu per kilogram. Kemudian pada akhir Oktober 2022 naik menjadi Rp 13.900 ribu perkilogram dan kali ini harga menjadi Rp 14 ribu.

"Kenaikkan harga sudah terjadi tiga minggu lalu dari Rp 12.700 per kilogram sampai sekarang harga sudah mencapai Rp 14.200 perkilogram," katanya.

Diterangkan, biasanya harga kedelai hanya menyentuh Rp 10 ribu per kilogram hingga Rp 12 ribu per kilogram.

"Terakhir naik Rp 13.700 perkilogram namun sekarang pada puncaknya naik menjadi Rp 14.200," katanya.

Dengan adanya kenaikan Harga, maka produsen terpaksa mengurangi produksi dan mengecilkan ukuran. Karena kalau mau menaikkan harga tempe pasti ditinggalkan konsumen.
"Untuk tidak merugi ya bisanya mengurangi ukuran tempe, "ujarnya.

Atas mahalnya harga kedelai, ia berharap pemerintah bisa mengontrol agar harga bisa turun kembali menjadi harga normal.

Senada disampaikan perajin tempe yang biasa berjualan di Pasar Induk Kajen, Niti. Kata dia, saat ini harga kedelai tembus Rp 14.200 perkilogram.

"Iya betul sekarang harga kedelai Rp14. 200 perkilogram," imbuhnya. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: