iklan banner Honda atas

Harga Telur Naik 4 Ribu

Harga Telur Naik 4 Ribu

KAJEN - Jelang Natal dan Tahun baru 2023, harga sejumlah komoditas merangkak naik. Sebelumnya harga tomat yang naik dari harga Rp 20 ribu Per kilogram naik mencapai Rp 31 ribu per kilogram.

Kali ini harga kebutuhan yang ikut naik telur yang naik Rp 4 ribu, dari harga Rp 27 ribu menjadi Rp 31 ribu perkilogram. Adapun pemicu kenaikan harga telur karena banyaknya permintaan. Kenaikkan harga telur itu dibenarkan seorang pedagang telur asal Kajen, Wardi, ketika ditemui Minggu (27/11/2022).

"Tadi pagi harga telur sudah Rp 31 ribu perkilogram, padahal sebelumnya hanya Rp 27 ribu, " terangnya.

Dikatakan, meski terjadi kenaikan harga selisih Rp 4 ribu, namun permintaan tidak mengalami penurunan. Justru saat ini permintaan telur tambah.

"Stok banyak dari pengiriman, tapi untuk permintaan juga meningkat, " katanya.

Diakui, penyebab kenaikan selain meningkatnya permintaan juga ada kabar harga pakan ikut naik.

"Selain itu biasa kalau jelang Natal dan tahun baru atau perayaan hari besar harga pastinya banyak yang naik. "

Senada disampaikan ibu rumah tangga, Shavila. Kata dia, harga telur memang naik beberapa hari ini. Namun meski terjadi kenaikan tidak mempengaruhi konsumsi.

"Kalau telur itu mudah, katika tidak masak anak anak bisa buat lauk sendiri baik tambahan mie atau digoreng langsung, " ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, belakangan ini harga tomat di sejumlah Pasar Tradisional Kabupaten Pekalongan terus melejit. Harga tomat per kilogram tembus Rp 20 ribu padahal sebelumnya hanya Rp 8 ribu/ kilogram.

Kenaikan harga tomat yang saat ini menduduki puncak tertinggi terjadi sekitar dua pekan lalu. Untuk penyebab kenaikan harga tomat di pasaran diakibatkan karena saat ini buah tomat di area pertanian pada rontok.

Salah satu pedagang di Pasar Induk Kajen, Dwi Setyowati, Rabu (23/11/2022) mengatakan, naiknya harga tomat di pasar tradisional sudah terjadi sejak dua pekan yang lalu.

"Dua pekan ini harga tomat mencapai Rp 20 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp 8 ribu per kilogram, "terangnya. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: