iklan banner Honda atas

Ibadah Natal Dilarang Bawa Anak-anak

Ibadah Natal Dilarang Bawa Anak-anak

*Dilakukan Pembatasan dan Wajib Prokes

KAJEN - Perayaan Natal tahun 2020 kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Jemaat yang akan hadir dalam kegiatan Misa Natal di gereja wajib mematuhi protokol kesehatan dan dilarang membawa serta anak-anak dan warga lanjut usia. Aturan itu diberlakukan guna mengantisipasi penularan Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti. Dia mengatakan, umat Kristiani di Kabupaten Pekalongan diperkenankan tetap menggelar ibadah. Namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Jadi ibadah Misa Natal tetap diadakan di masing-masing gereja yang ada di Kabupaten Pekalongan. Tapi ada syaratnya yaitu harus ada pembatasan jumlah jemaah dan wajib menerapkan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan," terangnya.

Dikatakan, jemaat yang akan masuk gereja juga tetap ada pembatasan. Terutama dilarang mengajak anak anak saat pelaksanaan. "Untuk Jemaat dilarang mengajak anak-anak dan manula, karena mereka cukup rentan," lanjutnya.

Tak hanya itu, pada perayaan tahun baru 2021 Pemkab Pekalongan juga meniadakan kegiatan perayaan. Untuk pengelola tempat wisata juga sudah sepakat tidak menggelar event untuk merayakan tahun baru meskipun objek wisata tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Usai Natal, tidak ada perayaan tahun baru. Mengingat sampai saat ini pandemi masih berlangsung. Oleh karena itu, walaupun sudah diimbau untuk tidak mengadakan peringatan-peringatan dalam rangka tahun baru, tetap perlu persiapan-persiapan mengingat hari itu juga ada libur panjang," ungkapnya.

Pendeta Yusuf Tarjono dari Gereja Kristen Karanganyar menambahkan, mengingat situasi pandemi Covid-19 gereja tidak melaksanakan perayaan natal bersama tahun ini dan hanya mengadakan ibadah. Untuk ibadah misa tidak menganjurkan untuk membawa anak-anak dan manula hadir di gereja. Sedangkan dalam kegiatan ibadah akan diterapkan protokol kesehatan yang ketat. Jemaat akan di cek suhu badannya, wajib menggunakan masker, dan harus cuci tangan sebelum masuk gereja.(yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: