iklan banner Honda atas

Pemilih Pemula Jadi Sorotan

Pemilih Pemula Jadi Sorotan

KAJEN - Pemilih pemula menjadi salah satu sorotan KPU dalam pemilu yang akan datang. Wacananya, sebelum mencoblos pemilih pemula akan diajak ke kantor DPRD atau kantor Bupati setempat. Agar mereka melihat langsung aktivitas di kantor DPRD/Bupati yang orang-orangnya akan mereka pilih.

Wacana tersebut dilontarkan Komisioner KPU Provinsi Jateng Muslim Aisha. Dalam acara diskusi evaluasi pelaksanaan tahapan Pilkada Kabupaten Pekalongan tahun 2020 di Hotel Daffam, Pekalongan, baru-baru ini.

Wacana itu muncul berawal dari masukan guru terkait sosialiasi Pilkada terhadap pemilih pemula. Pilkada Kabupaten Pekalongan tahun 2020 lalu, guru-guru dilibatkan sebagai saluran sosialisasi terhadap pemilih pemula (pelajar).

"Akan lebih bagus jika pemilih pemula ini nanti diajak ke kantor DPRD menjelang Pileg mendatang," kata Muslim.

Agar pemilih pemula melihat langsung aktivitas kerja di kantor DPRD. Jika untuk Pilkada, maka pemilih pemula diajak ke kantor Bupati dan Wakil Bupati. "Ini akan membuat pemilih pemula mengerti dan paham mengapa mereka mesti memilih," jelasnya.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal menanggapi hal itu. Ia mengatakan, wacana itu akan pihaknya catat sebagai masukan. "Itu bisa dipertimbangkan untuk dilaksanakan saat Pileg mendatang dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pemula," ungkapnya.

Dalam diskusi itu, KPU mendapat banyak masukan dan catatan dari berbagai pihak. Dari Polres Pekalongan, menyoroti banyaknya perubahan peraturan secara mendadak. Hal itu cukup merepotkan aparat saat pengamanan.

Dari tim sukses, menyoroti website KPU yang lambat dibuka. Hal itu menyulitkan timses dalam mengakses update perolehan suara.

"Semua kami catat sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan pemilu yang akan datang," kata Abi. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: