iklan banner Honda atas

Pencari Rumput Temukan Kerangka Manusia

Pencari Rumput Temukan Kerangka Manusia

KAJEN - Warga Kecamatan Petungkriyono digegerkan penemuan tulang kerangka manusia di hutan, Jumat (12/02/2021). Kerangka manusia tersebut ditemukan oleh pencari rumput di Dukuh Sipetung, Desa Tlogopakis, Petungkriyono, Data diketahui, tengkorak manusia ini pertama kali ditemukan oleh dua orang pencari rumput pada Jumat (12/2/2021).

Saat itu keduanya tengah mencari rumput untuk pakan ternak di hutan. Saat asyik membabat rumput, mereka melihat benda yang mencurigakan. Karena penasaran mereka kemudian mendekati benda tersebut. Benar saja, benda itu tulang kerangka manusia. Atas penemuan itu, pencari rumput langsung lari ke kampung untuk memberi tahu ke warga. Selanjutnya, kabar temuan kerangka dilaporkan ke Polsek Petungkriyono.

Adanya laporan tersebut, petugas gabungan langsung datang ke lokasi. Di lokasi, tim gabungan TNI-Polri, pemdes, dan masyarakat melakukan pemeriksaan lokasi sekitar.

Benar saja, petugas menemukan tulang-tulang manusia, di antaranya tulang paha, tulang ekor, dan tulang kaki. Selain itu juga ditemukan kaos lengan pendek warna hijau, celana training panjang warna abu-abu garis merah, celana pendek warna hitam, dan pisau arit.

Waka Polres Pekalongan Kompol Andis Arfan Tofani saat dikonfirmasi mengatakan penemuan kerangka manusia tersebut, langsung dimasukan kantong jenazah dan kemudian diperiksa oleh tim medis Puskesmas Petungkriyono. Dari hasil pemeriksaan, kerangka tersebut diduga Darmun (47) warga Dukuh Totogan, Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono yang telah menghilang sejak tanggal 16 Oktober 2020.

"Itu diyakinkan oleh keluarga dikarenakan kaos, celana dan pisau arit berada di penemuan kerangka manusia," katanya.

Dijelaskan Wakapolres, atas permintaan keluarga, kerangka manusia langsung dikebumikan di TPU setempat.

Sekadar untuk diketahui, seorang warga atas nama Darmun (47) warga Dukuh Totogan, Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan menghilang sejak Jumat (16/10/2020).

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo saat dihubungi membenarkan adanya informasi tersebut.

"Untuk kronologi hilangnya warga Tlogopakis, saat itu korban pamit menuju sawah yang jaraknya sekitar 2 km dari rumah," kata Budi, Minggu (18/10/2020).

Namun dalam pencarian hingga beberapa pekan tidak ditemukan akhirnya pencarian dihentikan. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: