Wilayah Pegunungan Diterjang Longsor
PETUNGKRIYONO - Bencana alam tak hanya terjadi di wilayah pesisir dengan banjirnya. Wilayah pegunungan di Kabupaten Pekalongan juga dilanda bencana longsor.
Camat Petungkriyono Farid Abdul Hakim, Senin (8/2/2021), menerangkan, bencana longsor terjadi di beberapa titik di wilayahnya. Disebutkan, atap dapur rumah milik Mochtar (40) di Dukuh Sabrang RT 09 RW 03 Desa Simego ambrol tertimpa tebing longsor, Minggu (7/2/2021), pukul 14.00 WIB. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. "Kasi trantib, Polri, TNI, aparatur pemerintah Desa Simego bersama warga sudah bergotong-royong membersihkan bangunan yang roboh," terang dia.
Selanjutnya, bencana longsor dan jalan ambles terjadi di Jalan Raya Sabrang-Kubang di Desa Simego, Minggu, sekitar pukul 16.00 WIB. Disebutkan, akibat intensitas hujan yang tinggi, tebing di ruas jalan itu longsor sehingga separo badan jalan ambles 3 meter. Menurutnya, ketinggian longsor 6 meter dengan panjang 6 meter.
"Tanah longsor juga terjadi di Jalan Dukuh Sitipis Desa Kayupuring. Tebing setinggi 4 meter dengan panjang 8 meter longsor dan menutupi badan jalan. Separo badan jalan juga ambles," terang dia.
Bencana longsor juga terjadi di Dukuh Kumenyep Desa Sidomulyo Kecamatan Lebakbarang. Akibatnya, dua rumah warga rusak.
"Longsor di Dukuh Kumenyep mengakibatkan satu rumah warga roboh dan satu rumah lainnya rusak tertimpa reruntuhan," terang Kades Sidomulyo, Yanto, kemarin.
Dikatakan, rumah yang roboh milik Tahir. Sedangkan rumah yang tertimpa reruntuhan milik Kliwon.
"Rumahnya sudah dibongkar tadi siang karena sudah mengkhawatirkan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk rumah Pak Kliwon yang tertimpa kamar mandi dan WC rusak semua," ungkap dia.
Longsor juga terjadi di Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang. Namun hingga kemarin malam belum diperoleh konfirmasi bencana alam di desa itu. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
