iklan banner Honda atas

Pengusaha Transportasi Wisata Pasrah

Pengusaha Transportasi Wisata Pasrah

**Paska Perpanjangan PPKM Level 4

KAJEN - Pengusaha Transportasi Pariwisata (Patra) Kabupaten Pekalongan mengibarkan bendara putih dan pasrah atas keputusan pemerintah yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level yang secara resmi disampaikan Presiden RI Joko Widodo pada Minggu (25/07/2021). Atas perpanjaban PPKM itu, order yang sudah masuk gagal semua.

Hal itu dibenarkan Sekretaris PATRA Kabupaten Pekalongan, M Zaenal Arifin, Senin (26/7/2021). Kata dia, dengan perpanjangan PPKM darurat beralih ke level 4 membuat pengusaha transportasi terpukul. Sebab semua pariwisata ditutup, hajatan dilarang dan di jalan jalan terjadi penyekatan.

"Semua order perjalanan wisata ditunda, termasuk membawa rombongan hajatan dicancel. Terus kita harus bagaimana kalau seperti ini, padahal angsuran armada terus berjalan dan harus tepat waktu. Inilah yang membuat pengusaha transportasi keberatan," terangnya.

Diakui, dalam keterangan Presiden RI saat perpanjangan bidang transportasi dan wisata masih dipikirkan. Namun demikian hingga diberlakukan PPKM level 4 ini belum ada solusi, sehingga jasa transportasi kelimpungan.

"Sejak Maret 2020 armada hanya beroperasi Jumat Sabtu Minggu, namun sekarang dengan PPKM level 4 ini semua tak bisa beroperasi. Untuk bulan Juli 2021 sudah 6 rombongan yang terpaksa ditunda, dengan perpanjangan PPKM ini kami sepakat mengibarkan bendera putih. Jadi ya.. terserah diperpanjang sampai kapan dan pasrah," katanya.

Ia pun berharap PPKM diperpanjang sampai 2 agustus 2021, penyekatan jalan segera berakhir, dan tempat wisata dibuka. Selain itu Restrak perbankan diperpanjang dan yang paling utama bantuan segera dikucurkan.

"Jadi bantuan jangan semua untuk covid dan warga biasa saja untuk pengusaha juga bingung, karena tidak semua pengusaha itu berasal dari orang kaya. Mereka juga dari orang biasa yang pingin menjadi lebih baik jadi mereka mengunakan bantuan bank. "
Hal senada diungkapkan Ketua Patra Kabupaten Pekalongan, H Deny Burhani. Ia pasrah dengan adanya perpanjangan PPKM level 4. Sebab keputusan tersebut merupakan keputusan dari pusat.

"Situasi serba susah dengan perpanjangan PPKM darurat ini, ya armada terpaksa tak beroperasi. Kami berharap kedepan tidak ada lagi perpanjangan,"imbuhnya.(yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: