iklan banner Honda atas

Talud Setinggi 8 Meter Longsor

Talud Setinggi 8 Meter Longsor

LEBAKBARANG - Talud pengaman rumah setinggi 8 meter dengan lebar 12 meter di Dukuh Parakan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan longsor. Akibatnya, rumah milik Rasyad terancam karena ada bagian pondasi rumahnya yang ikut tergerus longsor.

Kades Sidomulyo, Yanto, Senin (26/10/2020), mengatakan, pada hari Sabtu (24/10/2020), hujan lebat mengguyur wilayah pegunungan tersebut. Sekitar pukul 17.00 WIB, talud setinggi 8 meter dengan lebar 12 meter di samping rumah Rasyad longsor.

Menurutnya, material longsoran juga menutup akses jalan yang menghubungkan Dukuh Parakan dengan Timbangsari. "Pondasi pojok rumah Rasyad juga kena gerusan," terang dia.

Dikatakan, penghuni rumah masih bertahan di dalam rumah, atau tidak mengungsi. Namun ia mengimbau agar penghuni rumah lebih meningkatkan kewaspadaannya karena hujan kerap mengguyur wilayah atas tersebut.

"Dari kemari sore hingga sekarang warga masih bekerja bakti membersihkan longsoran," terang dia.

Diakuinya, saat musim hujan wilayahnya rawan longsor. Ada beberapa titik yang dinilainya rawan longsor, terutama tebing-tebing di tepi jalan.

Wilayah pemukiman yang rawan longsor, kata dia, ada di dua dukuh, yakni Dukuh Parakan dan Sido Lor. Di Dukuh Parakan ada sekitar 40 rumah, dan di Dukuh Sido Lor terdapat 180-an rumah.

"Saat musim hujan tiap warga jaga-jaga dirinya masing-masing. Kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya bencana kian ditingkatkan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, memasuki musim hujan ini masyarakat di wilayah pegunungan diimbau untuk mewaspadai potensi bencana longsor, sedangkan untuk wilayah bawah rawan bencana banjir. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: