Perbaikan Jembatan Jagung Terus Dikebut
**Cuaca Ekstrem Jadi Kendala
KAJEN - Petugas DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat proses perbaikan Jembatan Jagung. Sejumlah alat berat dan material pendukung langsung dierjunkan ke lokasi untuk pembangunan. Hal itu dikatakan Sekretaris DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Ali Huda, saat dihubungi Radar, Rabu (12/10/2022).
"Pengerjaan sejak Senin (03/10/202), dan saat ini progres terus berjalan," katanya.
Diungkapkan, setiap hari petugas di lapangan terus menyampaikan laporan untuk saling koordinasi. Dengan begitu maka perbaikan berjalan secara baik.
Diakui, turunnya yang mengguyur wilayah sekitar setiap hari cukup mengganggu dan beresiko bagi petugas. Sehingga menjadi kendala dalam proses pengerjaan.
"Kalau hujan tiba pastinya banjir sehingga petugas di lapangan harus berhenti sementara, itulah yang menjadi kendala, "lanjutnya.
Makanya, ia meminta masyarakat yang biasa melalui Jembatan Jagung atau ruas Jalan Kebonagung- Kesesi KM 28+300 untuk bersabar. Saat ini masyarakat bisa melalui jalur alternatif yang telah disediakan.
Senada disampaikan Sekda Pemkab Pekalongan, Yulian Akbar. Kata dia, perbaikan Jembatan Jagung butuh penanganan tiga bulan untuk bisa kembali dilalui.
"Masyarakat tetap bersabar karena proses butuh waktu tiga bulan dan kita ikut monitoring terus terkait progres pembangunan Jembatan Jagung," imbuhnya.
Sekada untuk diketahui, pondasi Jembatan Jagung, Sabtu (01/10/2022) malam ambrol. Akibatnya akses jalan perbatasan Desa Jagung Kecamatan Kesesi dengan Desa Kutorejo, Kecamatan Kajen ditutup total.
Pondasi Jembatan Jagung di sisi timur ambrol sekira pukul 18.30 Wib. Bermula, sebelumnya ada pembukaan Pintu Bendungan Gembiro pukul 12.00 Wib. Dengan pembukaan Bendungan Gembiro, membuat arus sungai Jembatan tersebut cukup deras sehingga bagian bawah pondasi ikut tergerus. Selain itu faktor usia jembatan tersebut sudah saatnya untuk dilakukan perbaikan. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
