iklan banner Honda atas

Perbaikan Jembatan Terkendala Hibah

Perbaikan Jembatan Terkendala Hibah

**Perbaikan Jembatan Terkendala Hibah

SRAGI - Kondisi jembatan poros penghubung kecamatan Sragi - Bojong di perbatasan Desa Kalijambe- Pantianom cukup memprihatinkan. Terlihat jembatan lapuk, pondasi rusak. Hal itu membahayakan warga yang melintas.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mendapat informasi meninjau ke lokasi. Saat meninjau, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi langsung Sekda, OPD terkait dan juga dari Manager PG Sragi.

Bupati sengaja mengajak Pejabat PG Sragi karena Jembatan tersebut milik PG Sragi untuk bisa menemukan titik temu sehingga segera dilakukan perbaikan. Langkah tersebut dilakukan karena kondisi jembatan cukup memprihatinkan.

"Kemarin banyak yang tanya upload di media dan medsos, jembatan itu rusak bagaimana ibu?. Setelah saya lihat itu aturanya tidak bisa karena status Jembatan milik PG Sragi, " katanya.

Dijelaskan, melihat regulasi Pemkab tidak bisa menganggarkan untuk perbaikan karena karena jembatan tersebut milik PG Sragi. Namun menyangkut kepentingan masyarakat Bupati berusaha mencarikan solusi.

"Dalam aturan tidak bisa, kalaupun bisa maka sudah kami perbaiki berkali-kali. Jadi kalau untuk merombak total selagi belum dihibahkan dari pabrik PG Sragi kepada Pemda Kabupaten Pekalongan tidak bisa diperbaiki total. Namun kalau sudah dihibahkan langsung saya perbaiki Total jadi harapan biar segera dihibahkan sehingga nanti para petaninya yang mau mengirim ke Pabrik Tebu atau membawa hasil tani lebih aman. Karena saya lihat jembatannya sangat bahaya banget itu kalau apalagi dengan Tonasa yang besar ngeri sekali kalau misalkan ada apa-apa."

"Jadi harapan saya supaya segera dihibahkan sehingga segera saya perbaiki kalau bisa 2022 di bulan ini sudah di hibahkan. Sehingga di tabun 2023 sudah kami langsung perbaiki total," tandas Bupati di depan Manager PG Sragi, Tegoeh Narwanto.

Sementara Manager PG Sragi, Teguh Narwanto mengakui bahwa Jembatan Penghubung Desa Kalijambe- Pabgianom, Randumuktiwaren milik PG Sragi. Untuk bisa memperbaiki Pemda harus melalui proses hibah.

"Kami harus memproses dulu hibah terlebih dahulu karena harus melalui pemegang saham kami dalam hal ini Kementerian BUMN untuk diproses hibah. Jadi nanti setelah dihibahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan baru bisa, Proses hibah itu bisa selama untuk kepentingan masyarakat," imbuhnya.(yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: