iklan banner Honda atas

Jalan Ke Pamutih Longsor di 2 Titik

Jalan Ke Pamutih Longsor di 2 Titik

KAJEN - Diguyur hujan lebat selama tiga jam, dua titik longsor terjadi di jalur menuju Dukuh Pamutih, Desa Pekiringan Ageng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (2/1/2023) malam. Akibatnya, sebanyak 58 kepala keluarga (KK) di pedukuhan ini malam itu sempat terisolir.

TNI dari Koramil Kajen Kodim 0710 Pekalongan bersama warga melaksanakan gotong-royong membuka akses jalan utama menuju Dusun Pamutih yang tertutup longsor, Selasa (3/1/2023) pagi. Longsor terjadi di 2 titik di jalur itu. Di titik pertama, longsoran menutup jalan sepanjang 10 meter dengan badan jalan tergerus di sisi tebing sepanjang 25 meter dan kedalaman 50 meter. Sedangkan titik kedua, tebing setinggi 10 meter longsor menutup akses jalan sepanjang 15 meter.

Danramil Kajen Kapten Inf Nurkhan, mengatakan, guna membuka akses jalan tersebut maka TNI diterjunkan untuk mempercepat proses pembersihan, karena jalan tersebut merupakan akses utama warga Dusun Pamutih untuk beraktivitas sehari-hari.

"Kita bersama warga melaksanakan gotong-royong membuka akses jalan yang tertutup longsor, selain dari TNI juga dibantu alat berat dari BPBD Kabupaten Pekalongan agar jalan bisa segera dibuka," jelas Danramil.

Ia mengimbau kepada warga khususnya yang tinggal di daerah penggunungan untuk lebih waspada terhadap bahaya longsor, karena saat ini musim lagi ekstrem, sehingga potensi bencana alam lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Pekiringan Ageng, Wismo (49), mengungkapkan, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi dan konstruksi tanah yang gembur dan labil sehingga mudah terjadi longsor. "Longsor ini akibat hujan deras selama kurang lebih 3 jam, dan memang tanah sangat gembur sehingga mudah tergerus air dan terjadi longsor," jelasnya.

Adanya pembukaan akses jalan yang dilaksanakan secara gotong-royong antara TNI khususnya Koramil Kajen dan masyarakat dirinya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. "Kami mewakili warga Dusun Pamutih mengucapkan terimakasih kepada bapak Babinsa dan TNI dari Koramil Kajen yang sudah bersama-sama gotong-royong membuka akses jalan. Semoga Allah membalas kebaikan bapak-bapak TNI semuanya," kata dia.

Disebutkan, di pedukuhan itu ada 48 rumah, dengan 58 kepala keluarga. Jalan tersebut merupakan akses utama warga dalam beraktivitas, sehingga perlu segera dilakukan pembukaan akses jalan tersebut agar aktivitas warga berjalan normal. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: