iklan banner Honda atas

Jenazah Captain Didik Gunardi Terindentifikasi

Jenazah Captain Didik Gunardi Terindentifikasi

*) Rencana Dimakamkan di Desa Srinahan

KAJEN - Setelah dua pekan pencarian terhadap korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Jakarta - Pontianak, Jenazah Captain Didik Gunardi berhasil ditemukan. Adapun korban yang merupakan Pilot Pesawat NAM Air rencana akan dikebumikan di tanah kelahiran Desa Srinahan Kecamatan Kesesi.

Pihak keluarga korban mendapat kabar dari maskapai sekira pukul 16.00 wib, Senin (18/01/2021). Selain keluarga di Kabupaten Pekalongan, istri korban juga sebelumnya telah diberikan informasi dari pihak Maskapai.

"Udah terindentifikasi, yang ngabarin dari pihak maskapai langsung sekira pukul 4 kemarin dan kebetulan saya sendiri yang ditelpon, " ungkap Kakak Ipar korban, Riyani kepada awak media.

Dengan ditemukan oleh petugas, pihak keluarga tetap bersyukur, apapun bentuk kondisinya, yang penting udh ketemu.

"Yang jelas kami berterimakasih banyak kepada semua pihak, " lanjutnya.

Diakui, selain keluarga di Pekalongan Istrinya juga sudah diberi tahu dan Sudah dapat kabar.

Jadi kami dikasih tahu hampir berbarengan. Pertama istrinya, kemudian kami yang di kampung. Jadi setelah saya dapat kabar dari maskapai, langsung dapat kabar juga dari istrinya."

Sedangkan untuk pemakaman, sesuai dengan rencana akan dilaksanakan, Rabu (201/2021) pagi dikirim dari maskapai. Sementara serah terimanya di mana, pihak keluarga belum tahu.

"Entah di RS Bekasi, atau dimana, saya belum tahu. Yang jelas Rabu pagi dari maskapai akan mengirim. Mungkin ke Bekasi dahulu, " jelasnya.

Kemudian korban renacan akan dimakamkan di Desa Srinahan, Pemakaman umum Dukuh Besimahan.

Sebelumnya, setelah dilakukan pencarian oleh Tim Gabungan di lokasi Jatuhkan Pesawat Sriwijaya Air, Surat Izin Mengemudi (SIM) Kapten Didik Gunardi ditemukan. Adapun pihak keluarga di Desa Srinahan Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan dan Bekasi masih terus menggelar doa bersama. Adanya kejadian itu Istri dan anak sudah mulai bisa ikhlas dan menerima apa yang terjadi.

Sehari pasca-jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, keluarga dari Pekalongan bertolak ke tempat tinggal Kapten Didik di Bekasi. Kapten Didik adalah Pilot NAM Air yang menjadi salah satu penumpang SJ-182. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: