Juru Parkir Hanyut di Sungai Sengkarang
**Karena Cuaca Ekstrim, Pencarian Dihentikan
KAJEN - Seorang juru Parkir, Didik Nurhadi (33), warga Dukuh Paesan Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni, dikabarkan tenggelam dan terseret arus Sungai Singkarang, Minggu (01/02/2021). Tim gabungan yang mendapat informasi sempat melakukan pencarian namun hingga sore hari korban tidak juga ditemukan. Pencarian terpaksa dihentikan karena cuaca ekstrem sehingga dilanjutkan esok hari.
Informasi yang diperoleh, korban dikabarkan tenggelam sekira pukul 12.30 WIB di Sungai Sengkarang Dukuh Paesan, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Saat itu dikabarkan korban sedang membuang sampah. Saat itu korban turun ke sungai. Namun seperti orang tidak sadarkan diri, ia terus turun ke sungai hingga terjebur ke Sungai.
Karena arus deras dan kondisi keruh, korban terseret air. Warga yang melihat kejadian itu berupaya menyelamatkan korban. Namun korban hilang tidak muncul ke permukaan lagi. Adanya kejadian itu warga sekitar melaporkan ke Polsek yang diteruskan ke Polres Pekalongan.
Tim gabungan dari BPBD, PMI, Polres Pekalongan, TNI dan petugas lainnya datang ke lokasi untuk melakukan pencarian. Meski dilakukan pencarian dengan kapal karet, korban tidak juga ditemukan. Hingga pukul 17.00 wib, pencarian dihentikan dan untuk dilanjutkan esok hari karena cuaca tidak mendukung.
Petugas PMI Kabupaten Pekalongan, Rofik, kepada awak media mengatakan bahwa Posko PMI Kabupaten Pekalongan menerima laporan kejadian pukul 14.30 WIB. Setelah menerima laporan tersebut Posko PMI berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan.
"Adanya laporan personil menuju lokasi kejadian. Mulai OPSAR pukul 15.00 - 17.00 WIB. Kondisi arus sungai sangat deras dan cuaca hujan ringan dan hasil dari OPSAR hari ini nihil korban belum di temukan. OPSAR akan di lanjukatkan besok Pagi pukul 07.00 Wib, " katanya.
Sementara adanya kejadian itu, sejumlah warga berbondong-bondong ke lokasi untuk melihat proses pencarian secara langsung. Bahkan tak jarang dari warga melakukan perekaman proses pencarian. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
