Kades Diminta Kelola Anggaran dengan Baik
DORO - Kepala Desa (Kades) selaku pemimpin di Pemerintah Desa diharapkan dapat mengelola keuangan dengan baik dan repat sasaran. Apalagi, saat ini desa banyak mendapatkan alokasi anggaran baik dari kabupaten/kota, provinsi maupun pusat. Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam silaturahmi dan komunikasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pekalongan bersama peguyuban Kades di Aula Kecamatan Doro, Jumat (25/9/2020).
Diungkapkan, langkah pengelolaan biak wajib dilakukan. Sebab jika sampai terlena atau tidak sesuai ketentuan yang berlaku, maka akan berhadapan dengan hukum.
"Agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, kepala desa bisa berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang akan membantu dalam pengelolaan dana desa, seperti kejaksaan dan kepolisian, " katanya.
Diterangkan, adanya kegiatan PWI Kabupaten Pekalongan dapat mempererat dan sinergitas. Sehingga pemerintah desa tidak menemui masalah dikemudian hari. "Manfaatkan kegiatan dengan saling koordinator bersama APH dan OPD terkait, " lanjutnya.
Sementara perwakilan Paguyuban Kades dari Kecamatan Doro, selaku Kepala Desa Bligorejo, Titik, menyampaikan bahwa kegiatan PWI cukup bermanfaat. Karena Selama ini, semua kepala desa telah berupaya menjalin mitra dengan wartawan.
Dengan adanya kegiatan yang dilakukan PWI seperti yang baru saja diikuti, menurut Titik merupakan agenda yang sangat positif dan bagus.
"Paling tidak kepala desa menjadi tidak takut ketika didatangi dan menghadapi sejumlah media yang datang ke tempat kerjanya. Apalagi dari PWI Kabupaten Pekalongan telah memberikan buku panduan yang berisikan nama-nama anggotanya, plus dari media serta nomor handphone."
"Kemudian kepala desa bisa melaksanakan pembangunan dengan baik sehingga tidak menemui masalah dikemudian hari," imbuhnya.
Sementara dalam kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah narasumber dari APH dan OPD terkait, perwakilan Kodim 0710 Pekalongan. Hadir dalam kegiatan Kepala Desa dari empat kecamatan yaitu Doro, Talun, Karangdadap, dan Petungkriyono serta Muspika. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
