Keluar Malam, 87 Warga Mendadak Diswab dalam Patroli Skala Besar Tim Gabungan
KAJEN - Untuk menekan laju peyebaran COVID-19 di Kota Santri, Polres Pekalongan, Sabtu (14/08/2021) kembali menggelar Patroli Skala Besar di Perempatan Tugu Nol Kajen. Alhasil, sebanyak 87 warga langsung menjalani Swab Antigen karena didapati keluar malam.
Patroli skala besar PPKM level 3 oleh Tim Gabungan Satgas COVID-19 Kabupaten Pekalongan terdiri dari Polres Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan , Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD. Adapun sebelum giat Operasi Yustisi Tim gabungan ini menggelar Apel di Tugu 0 Km Perempatan Sibedug, Kajen. Tugu Nol tersebut dijadikan pos penyekatan sekaligus Swab Antigen bagi warga yang terjaring razia.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria diikuti oleh sejumlah perwakilan petugas gabungan. Hadir pula Dandim 0710 Pekalongan, Kajari Kabupaten Pekalongan, Wakil Pimpinan DPRD, Asisten I Pemerintahan, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perhubungan, Kadinkes.
Dalam giat, Tim terbagi tiga. Untuk Nakes dan petugas gabungan lain ada yang standby di Tugu Nol Kajen untuk melakukan penyekatan sekaligus menjaring warga keluar malam. Sedangkan dua Tim menuju ke Wiradesa dan Kedungwuni untuk berpatroli.
Sekitar satu jam lebih Tim di Tugu Nol berhasil menjaring 58 warga yang kedapatan keluar malam. Mereka dilakukan pendataan dan ternyata usai menjalani Swab, dari 58 warga satu orang dari Kalibening Kabupaten Banjarnegara dinyatakan positif. Warga yang positip tersebut sedianya hendak berangkat ke Jakarta bersama sejumlah penumpang lain menggunakan travel. Akhirnya satu orang positif langsung dibawa ke RSUD Kesesi untuk menjalani perawatan.
Sedangkan beberapa jam kemudian, Tim dari Kedungwuni dan Wiradesa yang tiba membawa warga karena nongkrong langsung menjalani Swab Antigen. Dari 29 warga setelah Swab antigen dinyatakan negatif dan mereka langsung diminta untuk pulang.
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria menegaskan Apel Skala besar ini untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pekalongan. Untuk Tim Gabungan dibagi 3 tim untuk melakukan patroli dan juga operasi yustisi terhadap pembatasan kegiatan masyarakat pada level 3.
"Ada sekitar 78 warga yang dilakukan pemeriksaan dan 1 orang terindikasi positif. Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Puskesmas untuk isolasi Mandiri terpusat.
Dari hasil Swab antigen tersebut jika hasilnya non reaktif mereka diperbolehkan meninggalkan lokasi.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala. Sementara untuk lokasinya, bakal dipilih secara acak terutama pada tempat kerumunan.
"Setiap malam minggu kita Sidak, begitu ada kerumunan langsung kita periksa. Lokasinya bisa dua bisa juga tiga lokasi," ujar AKBP Arief.
Untuk itu AKBP Arief meminta agar masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. Rajin mencuci tangan pakai sabun, pakai masker, serta menjaga jarak.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Setyawan Dwi Antoro menambahkan dengan adanya operasi Yustisi secara rutin,angka penyebaran COVID-19 menurun drastis. "Sekarang Kabupaten Pekalongan masuk level 3, tinggal sedikit lagi turun level 2. Mudah mudahan dengan kesadaran masyarakat level kita bisa cepat turun sehingga bisa kembali normal, "imbuhnya. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
