Kesadaran Warga Tinggi, Pendaftar Swab Test Naik
KAJEN - Kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri agar di-swab test cukup tinggi. Meski angkanya fluktuatif, dalam sehari pernah mencapai 150 orang mendaftarkan diri untuk menjalani swab test.
"Peminatnya banyak. Yang mandiri ingin di-swab. Mereka merasa ada gejala dan mendaftarkan diri untuk menjalani swab test. Kemarin saja dalam sehari ada 150 orang. Itu keseluruhan di Kabupaten Pekalongan. Namun jumlah pendaftarnya tiap hari fluktuatif," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro, kemarin.
Dikatakan, fokus swab test gratis dilakukan di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wonokerto. Namun, lanjut dia, di Puskesmas-Puskesmas saat ini juga siap. Seperti di Puskesmas Wonopringgo dan Puskesmas Paninggaran.
Disinggung warga yang ingin di-swab, Wawan mengatakan, mereka berasal dari berbagai profesi. Namun, sebagian besar dari masyarakat umum. "Yang ingin di-swab ini dari profesi macem-macem. Banyaknya masyarakat umum. Ini menggunakan dana APBN," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan membuka swab test gratis bagi masyarakat. Masyarakat yang merasa ada gejala Covid-19 bisa mendaftarkan diri untuk menjalani swab test di Puskesmas terdekat. Mereka yang telah mendaftar akan dijadwalkan untuk mengikuti swab test gratis.
Selain membuka pendaftaran swab test, Dinkes juga melakukan swab test di perkantoran. Swab test di antaranya telah dilakukan di Disperindagkop dan UMKM dan Dindukcapil Kabupaten Pekalongan.
Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pekalongan menjalani swab test, Selasa (13/10/2020).
Swab test ini dilakukan bukan karena ada kasus positif Covid-19 di dua dinas itu. Namun sebagai upaya screening untuk mencegah penyebaran virus corona di perkantoran.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, mengatakan, sebagai upaya screening maka perlu dilakukan swab agar petugas di pelayanan tidak terpapar Covid-19. Harapannya, tidak terjadi penyebaran dari klaster perkantoran.
"Ada 150 orang di Disperindag dan Disdukcapil yang menjalani swab test, dan hasilnya negatif semua," terang Wawan.
Dikatakan, pihaknya akan mengagendakan hal serupa di dinas/instansi lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan, terutama di unit-unit pelayanan langsung kepada masyarakat.
"Kita agendakan demikian, terutama di unit-unit pelayanan langsung akan kita lakukan swab," ujar Wawan. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
