iklan banner Honda atas

Mayat Pria Mengapung di Sungai

Mayat Pria Mengapung di Sungai

MAYAT - Sesosok mayat laki laki tanpa identitas ditemukan di Desa Blacanan Kecamatan Siwalan.

SRAGI - Sesosok mayat laki laki tanpa identitas ditemukan warga Desa Blacanan Kecamatan Siwalan, mengapung di Sungai Sragi Lama, Minggu(19/07/2020).

Informasi yang diperoleh, penemuan mayat pertama kali diketahui oleh Rasiban warga sekitar. Saat itu saksi pergi ke kebun melati miliknya. Namun saat melintas di jalan pinggir Sungai Sragi lama yang ikut wilayah Dukuh Blacanan Desa Blacanan Kecamatan Sragi, ia melihat mayat laki laki mengambang di tepi sungai.

Mengetahui hal tersebut, Rasiban langsung memberitahukan Takuat selaku perangkat desa setempat. Kemudian Takuat langsung mengecek kebenaran kabar tersebut. Takuat yang dilapori langsung ke lokasi. Begitu ia menyaksikan memang ada mayat laki laki mengapung, Takuat menghubungi Kepala Desa Blacanan. Kades akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sragi.

Anggota yang mendapat laporan langsung menuju lokasi guna melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan evakuasi mayat tersebut. Kemudian mayat di bawa ke RSUD kraton untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Setelah dilakukan identifikasi dari Tim Polres Pekalongan, dikethui korban bernama Syukron Fauzi (28) warga Jl Sulawesi Bendan gang 3 No 9 Pekalongan Barat. Adanya identitas tersebut anggota langsung mengabarkan ke pihak keluarga.

Wakapolres Pekalongan Kompol Andis membenarkan adanya temuan mayat. Menurutnya, dari beberapa saksi diketahui identitas korban. Polisi pun mendatangi rumah korban. Setelah berbicara beberapa hal, polisi mengetahui identitas korban. Selanjutnya, dari keterangan keluarga, Syukron meninggalkan rumah sejak Kamis 16 Juli 2020 sekitar pukul 15.00 wib. Kemudian menurut warga, korban sebelumnya sekira pukul 17.00 wib. Saat itu saksi meliht korban berjalan menyebrang dengan beberapa kali di jembatan dekatnya.

"Keluarga korban menerima dengan kejadian tersebut adalah musibah. Setelah dilakukan indentifikasi olek RSUD Kraton dengan tidak di temukan tanda- tanda penganiayaan, " katanya. Selanjutny, jenazah diserahkan pada pihak keluarga. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: