Larangan Mudik, Warga Beralih ke Mobil Pribadi
**Karena Ada Larang Mudik
**Ada 5 Titik Pintu Masuk
KAJEN - Berdasarkan kebijakan tidak dioperasikannya angkutan Bus, Pesawat, Kereta api dan Kapal, maka diprediksi sesuai data kemungkinan pemudik akan beralih ke mobil pribadi sewa atau rental. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, H Wahyu Kuncoro saat paparan dalam Rapat Lintas Sektoral persiapan pengamanan lebaran 1440 Hijriyah.
"Diberlakukan larangan mudik maka akan terjadi pengalihan dari angkutan umum Bus ke mobil pribadi atau mobil sewa (rental)," terang Wahyu Kuncoro.
Selain mobil pribadi dan sewa, lanjut dia, para pemudik menggunakan sepeda motor juga akan mengalami peningkatan. Sebab mereka akan melalui jalur kecil agar terhindar dari penyekatan.
"Mudik menggunakan sepeda motor dipastikan akan mengalami peningkatan dan sesuai kebijakan larangan mudik mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021," lanjutnya.
Adapun larangan mudik ini dilakukan karena lebaran 1442 Hijriyah masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan begitu maka busa mencegah penularan virus meskipun sudah ada program vaksinasi.
Kemudian ada pelaksanaan pengendalian dengan persyaratan dokumen atau titik pengetatan. Ini agar para pelaku perjalanan sudah memiliki surat tugas atau rekomendasi kesehatan.
"Namun demikian ada pengecualian kendaraan seperti dinas operasional ASN, TNI Polri yang digunakan untuk kendaraan dinas atau petugas jalan tol dan lainnya," terangnya.
Meskipun sudah ada larangan supaya pelaku perjalanan membawa Surat Keterangan, namun kenyataanya masing masing pemudik ketangkap di Kampung dan tercatat ribuan. Data ini trendnya akan meningkat karena sebelum tanggal 6 masih bersifat persiapan larangan.
Dijelaskan, Kabupaten Pekalongan terdapat Jalan nasional sepanjang 9,3 KM dan ada beberapa jalan provinsi dan kabupaten yang perlu diawasi. Apabila mudik diasumsikan dari Jakarta maka ada 5 titik jalan masuk ke Kabupaten Pekalongan. Pertama masuk di gerbang jalan nasional Tumbal, kemudian perbatasan Lasar Mrican, Sragi, Pendowo, Muncang dan paling selatan ada di Kesesi.
"Ini ada 5 titik masuk yang menghubungkan wilayah Pemalang -Kabupaten Pekalongan. La titik tersebut merupakan area yang bisa dimasukin dari luar, untuk dari samping ada kemungkinan akan ada yaitu dari selatan seperti Kaliboja. Kemudian dari arah timur pintu masuk Pandansari, Krompeng, Jembatan warung asem, Watusalam. Kalau kita mengasumsikan dari arah barat ini ada 5 titik dan kemungkinan besar pemudik ini masuk tidak dari jalur utama, " tandasnya.(yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
