Manfaatkan Lahan Kritis
Akhir akhir ini wilayah Kota Santri kerap diguyur hujan deras. Akibat cuaca ekstrem berpotensi timbulnya bencana tanah longsor, terutama di wilayah dataran tinggi. Untuk mengantisipasi bencana di musim hujan, masyarakat bisa memanfaatkan lahan kritis dengan menanam berbagai bibit pohon.
Hal itu dikatakan Koordinator Penyuluh Kehutanan Kabupaten Pekalongan, Eko Prasetyo, Selasa (10/11/2020). Menurutnya, untuk mengurangi lahan kritis bibit pohon yang ditanam bisa produktif maupun non produktif.
"Pada dasarnya semua bibit pohon bagus ditanam supaya tanah tidak kritis ataupun gersang. Di musim hujan saat inilah cocok untuk menanam karena tumbuhan membutuhkan banyak air ketika baru ditanam," katanya.
Meski di daerah wilayah atas seperti Petungkriyono, Lebak Barang, Paninggaran, dan Kandangserang jarang lahan kosong namun pohon pohon tersebut bisa menampung air dan kikisan tanah. Dengan demikian keseimbangan alam tetap terjaga di tengah musim penghujan seperti saat ini.
Apalagi, dengan pandemi covid-19 ini masyarakat sekarang lebih banyak memanfaatkan lahan area sekitar untuk menambah penghasilan.
"Memang secara instan belum bisa dirasakan namun ini adalah jangka panjang agar lingkungan tetap hijau," imbuhnya.
Seperti diketahui, ditengah Pandemi Covid-19, pemerintah membagikan sebanyak 8.000 bibit pohon produktif dibagikan kepada warga Kabupaten Pekalongan.
Bibit pohon dari Kementrian Lingkungan Hidup dibagikan langsung oleh petugas BP DAS Pemali Juana melalui Penyuluh Kehutanan Kabupaten Pekalongan. Pembagian bibit pohon produktif dibagikan kepada warga melalui Kelompok Tani yang ada di 16 Desa baik diwilayah pegunungan ataupun dataran rendah. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
