iklan banner Honda atas

Capaian Vaksinasi akan Dipercepat

Capaian Vaksinasi akan Dipercepat

KAJEN - Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan akan terus dikejar. Pasalnya, capaian vaksinasi untuk beberapa sasaran masih rendah. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, capaian sasaran untuk lansia dan petugas publik masih rendah. Sementara untuk sasaran SDM kesehatan sudah bagus, bahkan melampui target untuk vaksin dosis 1.

Data hasil vaksinasi Kabupaten Pekalongan sampai dengan tanggal 29 Mei 2021 menyebutkan sasaran SDM kesehatan sebanyak 2.814 orang. Capaian vaksin dosis 1 sebanyak 2.886 orang (102,56%) dan capaian dosis 2 sejumlah 2.707 orang (96,20%). Sasaran vaksinasi untuk petugas publik mencapai 70.528 orang, dengan capaian dosis 1 sebanyak 20.667 orang (29,30%) dan capaian dosis 2 sebanyak 15.710 orang (22,27%).

Capaian lebih kecil tampak untuk lansia. Dari sasaran 65.213 orang, capaian dosis 1 masih 8.074 orang (12,38%), dan capaian dosis 2 hanya 5.277 orang (8,09%).

Sehingga, total capaian vaksinasi dosis 1 baru 31.627 orang (22,83%), dan total capaian dosis 2 baru 23.694 orang (17, 10%). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, dikonfirmasi capaian vaksinasi Covid-19 untuk lansia dan petugas publik masih rendah, Rabu (2/6/2021) petang, mengatakan, stok vaksin yang ada memang sempat terbatas, sehingga belum semua sasaran bisa divaksin. "Insya Allah vaksin saat ini sudah ada," kata dia.

Disinggung upaya percepatan target vaksinasi, Wawan menyampaikan, untuk strategi percepatan akan melibatkan semua sektor baik pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menggerakkan sasaran. "Upaya yang kita lakukan juga dengan memberikan pelayanan di tingkat desa atau faskes terdekat dengan mobile," terang dia.

Seperti diketahui, vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona dengan memberi daya tahan kepada tubuh. Selama ini vaksinasi berjalan dengan aman dan lancar. Kasus KIPI hampir tidak ada karena skrining dilakukan dengan ketat.

Meskipun sudah divaksin, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas). (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: