12 Polisi Sembuh Covid-19
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyatakan 12 anggota Polres Pekalongan yang terkonfirmasi virus Covid-19 sudah dinyatakan sembuh, setelah menjalani swap beberapa kali. Saat ini ke-12 polisi yang dinyatakan sembuh sudah beraktivitas kembali.
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro, Selasa (7/10/2020). "Setelah menjalani beberapa kali swab, alhamdulilah 12 anggota Polres Pekalongan dinyatakan sehat," katanya.
Diterangkan, saat ini bahkan ke-12 anggota Polres Pekalongan yang sembuh sudah kembali bekerja. "Semua anggota yang terkonfirmasi sudah bekerja kembali,"lanjutnya.
Ia berharap, ke depannya tidak ada lagi penambahan pasien positif Covid-19 baik dari kalangan polisi maupun yang lainnya. Adapun pencegahan penularan Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.
"Kami minta jaga jarak, gunakan masker, dan rajin cuci tangan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19," pesannya.
Sekadar untuk diketahui, sebanyak 12 personel Polres Pekalongan terkonfirmasi Covid-19. Empat orang diantaranya perwira, yakni satu kepala satuan (Kasat) dan tiga Kapolsek. Belasan anggota Polri ini menjalani isolasi mandiri karena termasuk orang tanpa gejala (OTG).
Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwiantoro, didampingi Waka Polres Pekalongan Kompol Andis Arfan Tofani dikonfirmasi Senin (21/9/2020), membenarkan ada 12 anggota polisi terkonfirmasi Covid-19. Dikatakan, dari sebanyak 108 personel Polres Pekalongan yang menjalani swab test, 12 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
"Ini bukan dari klaster polres. Ingat ya. Mereka ada di mana-mana. Bekerja dari luar. Di divisi yang berbeda-beda. Bukan dalam satu perkantoran," terang Wawan. Menurutnya, dari 108 polisi yang menjalani swab test itu berasal dari berbagai divisi.
"Kita ambil swabnya itu hari Kamis dan Jumat lalu," kata dia.
Dari temuan belasan polisi terkonfirmasi Covid-19 tersebut, Dinkes langsung melakukan tracking. Sebagai tindak lanjut tracking itu, sebanyak 100 anggota polisi yang kontak dekat menjalani swab test, kemarin. Tracking juga dilakukan kepada pihak keluarga, dan kemarin sekitar 70-an anggota keluarga dari 12 polisi itu juga menjalani swab test.
Sehingga total ada 280-an orang yang menjalani swab test.
"Kita fasilitasi semua sesuai dengan permintaan dari Polres untuk kita lakukan swabnya. Harapan dari kami tidak ada lagi penambahan, karena bagaimana pun ini adalah upaya preventif kita, sehingga kita tahu penyebarannya baik itu tataran rumah tangga, perkantoran dan tataran tempat usaha atau pasar," ujar Wawan. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
