iklan banner Honda atas

13 Hari Pasien Covid-19 di Kota Santri Tembus 1594 Orang

13 Hari Pasien Covid-19 di Kota Santri Tembus 1594 Orang

**Selama 13 Hari, Kematian Tambah 13

WONOKERTO - Kasus akumulasi terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan trennya terus meningkat. Angka kematian pun terus bertambah. Berdasarkan update di www.corona.pekalongankab.go.id, tanggal 16 Januari 2021, pukul 23.52 WIB, total konfirmasi ada 1594 kasus. Dengan rincian, 62 orang dirawat, 1181 orang sembuh, 277 orang menjalani isolasi mandiri, dan 74 orang meninggal dunia.

Jika dibandingkan data pada tanggal 3 Januari 2021, kasus kematian bertambah 13 kasus dalam 13 hari, atau rata-rata ada 1 kematian dalam seharinya dalam kurun dua pekan terakhir ini. Pada tanggal 3 Januari tercatat ada 61 kasus kematian.

Pasien terkonfirmasi pun bertambah 151 kasus dibandingkan tanggal 3 Januari yang saat itu masih 1443 kasus. Di sisi lain, tingkat kesembuhan juga terus mengalami peningkatan.

Salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus corona, aparat gabungan dari Satgas Covid-19, Satpol PP, TNI, dan Polri gencar melakukan operasi yustisi protokol kesehatan. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari dilaksanakan tiga kali operasi. Itu belum termasuk patroli kewilayahan. Sasaran operasi bervariasi, mulai dari titik keramaian publik, pasar, tempat wisata, hingga jalan raya.

Guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, Babinsa Koramil Wiradesa Serka Ali Muchid turut melaksanakan gelar operasi yustisi gabungan gugus Covid-19 Kabupaten Pekalongan di tempat wisata Pantai Wonokerto, Minggu (17/1/2021).

Operasi yustisi gabungan terdiri dari personil TNI Kodim 0710 Pekalongan, Polres Pekalongan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.

Serka Ali Muchid, mengatakan, operasi yustisi gabungan ini menyasar ke tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa seperti di obyek wisata Pantai Wonokerto.

"Libur akhir pekan biasanya tempat wisata itu ramai, maka dari itu kami dari tim gugus Covid-19 Kabupaten Pekalongan gelar operasi yustisi prokes di Pantai Wonokerto," terang Babinsa Ali.

Dalam operasi yustisi tersebut, dirinya dan tim gugus Covid-19 yang lainnya juga memberikan masker dan mengimbau kepada pengunjung agar selalu mematuhi peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan, dan pengelola wisata agar menyiapkan sarana cuci tangan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Diimbau kepada masyarakat terutama pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta hindari kerumunan," pesan dia. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: