iklan banner Honda atas

2.601 Pemudik Balik Ke Perantauan

2.601 Pemudik Balik Ke Perantauan

**Lima Pemudik Positif Hasil Rapid Antigen

KAJEN - Sebanyak 2.601 pemudik asal Kabupaten Pekalongan sudah balik ke perantauan pertanggal 22 Mei 2021. Arus balik pemudik ini melonjak tajam paska Syawalan. Pertanggal 20 Mei 2021, pemudik yang kembali ke perantauan sebanyak 1.658 orang. Dalam kurun dua hari, ada penambahan 943 orang yang bertolak ke Jabodetabek. Para pemudik diimbau untuk melakukan rapid antigen sebelum berangkat ke perantauan dan selalu menjaga protokol kesehatan selama dalam perjalanan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Kabupaten Pekalongan Bambang Sujatmiko, kemarin, mengatakan, data pemudik itu per Sabtu (22/5/2021). Data per Minggu (23/5/2021), kata dia, belum direkap. Tetapi dari trennya, setiap hari selalu ada peningkatan jumlah pemudik yang balik ke perantauan.

"Tren peningkatannya ratusan. Setelah Syawalan ini mungkin bisa lebih banyak," katanya.

Ia mengimbau pemudik yang akan balik ke perantauan untuk bisa memanfaatkan fasilitas pemerintah dengan ikut tes rapid antigen.

"Kami juga tidak bosan-bosannya mengimbau kepada masyarakat, termasuk pemudik untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, selalu jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan air bersih," ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, mengatakan, baru 1.102 pemudik yang telah melakukan tes rapid antigen. Dari jumlah itu, lima di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19. "Itu data per tanggal 22 Mei 2021," jelasnya.

Ia mengimbau pemudik yang masih bertahan di kampung halaman melakukan tes rapid antigen sebelum kembali ke perantauan. Apalagi, kata dia, tes itu gratis tanpa pungutan biaya.

"Pemudik yang positif sedang menjalani isolasi mandiri dan tidak boleh bepergian atau balik ke perantauan sebelum sembuh," pesannya.

Adanya hasil positif tersebut, Wawan mengungkapkan, tim satgas Covid-19 sudah melakukan tracking dari kelima orang tersebut.

Dikatakan, Dinkes menggelar tes rapid antigen bagi para pemudik dan santri yang ingin kembali ke perantauan atau mondok. "Tes rapid antigen di Puskesmas dan ini gratis," katanya. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: