iklan banner Honda atas

Membahayakan, Pondasi Jembatan Sawangan Longsor

Membahayakan, Pondasi Jembatan Sawangan Longsor

  • Jembatan Ditutup, Hanya Dilalui Motor
JEMBATAN SAWANGAN DITUTUP: Akibat pondasi longsor, Jembatan Sawangan di ruas Pakisputih - Sawangan ditutup. Hanya sepeda motor yang bisa melintasi jembatan ini. Hadi Waluyo.

KAJEN - Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Pekalongan. Hingga Kamis (9/1) kemarin, satu jalan utama di Kecamatan Karangdadap dan satu jembatan vital di Kecamatan Doro kondisinya membahayakan akibat longsor.

Tim BPBD dan DPU Taru Kabupaten Pekalongan melakukan peninjauan jalan dan jembatan yang longsor itu, Kamis (9/1). Dari pantauan itu diketahui bahu jalan di ruas Jalan Karangdadap - Kedungkebo mengalami longsor sepanjang 27 meter dengan ketinggian longsoran 3 meter.

Akibatnya, bahu jalan hilang dan menyisakan badan jalan saja. Sedangkan, pondasi Jembatan Sawangan juga mengalami longsor, sehingga rawan ambruk. Oleh karena itu, jembatan itu kemarin ditutup, dan hanya bisa dilalui sepeda motor.

Kabid Bina Marga DPU Taru Arif Gunawan didampingi Kepala BPBD Budi Raharjo, dikonfirmasi usai peninjauan, kemarin siang, menyatakan, untuk Jembatan Sawangan saat ini sudah ditutup, hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Menurutnya, jembatan itu vital karena menghubungkan ruas Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, dengan Desa Sawangan, Kecamatan Doro.

Diterangkan, Jembatan Sawangan memiliki lebar 3 meter, panjang 6 meter, dan tinggi jembatan ke sungai 5 meter. "Jembatan ini harus segera ditangani. Kami sekarang masih koordinasi dengan BPBD untuk ditangani dengan DTT (dana tak terduga)," ujar dia.

Sementara itu, bahu jalan di ruas Jalan Karangdadap - Kedungkebo tergerus longsor, sehingga badan jalan sudah menggantung.

"Itu juga harus segera ditangani. Jika tidak segera ditangani nanti bisa terkena banjir lagi, dan longsor lagi. Badan jalannya bisa hilang nanti karena bahu jalannya sudah hilang," kata dia. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: