Tiga Bulan, 26 Pohon Tumbang Menimpa Rusak
KAJEN - Sebanyak 26 pohon di beberapa wilayah tumbang menimpa sejumlah rumah warga. Hal itu terjadi selama kurun waktu tiga bulan terhitung Oktober hingga Desember 2020. Selain merusak rusak, pohon yang tumbang juga memutus jaringan listrik dan menutup ruas jalan.
Hal itu dibenarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (30/12/2020). Kata dia, petugas BPBD telah mencatat, ada 26 kejadian pohon tumbang yang menyebabkan rumah rusak. Selain merusak rumah juga membuat jaringan listrik putus dan menutup akses jalan akibat hujan deras yang mengguyur di Kabupaten Pekalongan.
"Sejak bulan Oktober hingga sampai sekarang BPBD mencatat ada 26 kejadian pohon tumbang di wilayah Kabupaten Pekalongan," terangnya.
Diungkapkan, terkait jumlahnya kemungkinan masih bisa bertambah, mengingat saat ini angin kencang masih berpotensi kembali terjadi di Kabupaten Pekalongan. Adapun berdasarkan data, kejadian pohon tumbang di wilayah Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019. Terutama di wilayah dataran tinggi pegunungan.
"Alhamdulillah, apabila ada laporan pohon BPBD, PMI, TNI, Polri, Tagana, relawan, dan masyarakat selalu bergotong royong untuk membersihkan pohon yang tumbang tersebut," ujarnya.
Sementara kejadian pohon tumbang paling banyak ada di Kecamatan Kandangserang. "Selama tiga bulan pohon tumbang paling banyak di Kecamatan Kandangserang, tepatnya di Desa Tajur," ungkapnya.
Saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam penanganan pohon tumbang. "Untuk pohon-pohon yang rawan roboh, kita sudah berupaya melakukan pemangkasan bersama petugas Dinperkim," imbuhnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan bencana di musim penghujan ini. Baik warga yang berada di pesisir, atau wilayah dataran tinggi di Kabupaten Pekalongan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati apabila turun hujan lebat, kalau bisa berteduh dulu di tempat yang aman jangan di bawah pohon."(yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
