Tiga Sekolah Terdampak Bencana Longsor
**Dindik Usulkan Anggaran Rehab Sekolah
KAJEN - Tiga bangunan Sekolah di Kecamatan Kandangserang dan Paninggaran terdampak bencana tanah longsor. Atas kondisi itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan mengusulkan perbaikan bangunan Sekolah.
Hal itu dibenarkan Kabid Sarana dan Prasaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Susan Apriliyan ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/02/2021). Kata dia, ketiga Sekolah terdampak bencana longsor yakni Desa Sukoharjo, Kecamatan Kandangserang, Desa Lumeneng dan Kaliombo, Kecamatan Paninggaran. Tanah longsor di sekitar Sekolah tersebut diakibatkan adanya curah hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah sekitar.
Diungkapkan Susan, dengan adanya bencana hingga mengenai bangunan sekolah maka Dinas Pendidikan mengusulkan anggaran untuk rehab atau perbaikan.
''Kami mengusulkan supaya tahun 2021 ini segera diperbaiki, meskipun sekarang tidak ada proses belajar mengajar di sekolah,'' terangnya.
Diteragkan, Dindik telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BPBD, DPU dan Perkim untuk meninjau dan melakukan penanganan dadurat terhadap gedung yang rusak. Bangunan yang longsor ditutup dengan terpal dengan tujuan air tidak masuk ke dalam. Dengan demikian, bisa mengurangi potensi adanya longsor susulan.
Sementara terkait sekolah yang terkena banjir, Susan menjelaskan sebagian besar di wilayah utara Kabupaten Pekalongan. Bahkan di Kecamatan Wonokerto, hampir semuanya tergenang banjir, bahkan koordinator dinas pendidikan di kecamatan tersebut juga terdampak.
Dia mengimbau kepada semua sekolah supaya bisa menyemalatkan dokumen penting dan benda berharga di tempat yang aman. ''Kebetulan yang datan ke sekolah hanya guru-guru karena saat pandemi covid 19 sekolah masih menerapkan Work Form Home (WFH) sehingga tidak begitu mengganggu aktifitas sekolah,'' tegasnya.
Kejadian itu membuat dinas pendidikan cukup prihatin, namun demikian pengurus sekolah yang terkena musibah tersebut harus tetap semangat. Masalahnya, setiap kali musim penghujan dampaknya memang terjadi banjir sehingga pihaknya selalu mengimbau agar yang utama mengamankan dokumen penting yang ada di sekolah.
Terkait pemeliharaan bangunan gedung sekolah yang terkena banjir, Susan menjelaskan Dinas Pendidikan mengacu kepada data-data yang ada. Dalam hal ini, apabila memang ada kerusakan dan perlu ditangani segera, maka secepatnya direalisasikan. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
