iklan banner Honda atas

Abrasi Simonet Kian Parah

Abrasi Simonet Kian Parah

**Akan Dihijaukan Dengan Bakau

WONOKERTO - Abrasi di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto kian parah. Daratan itu dinilai tak layak untuk pemukiman karena rawan tersapu abrasi dan banjir pasang laut.

Meski demikian, pulau Simonet masih menyimpan aset bagi sumber penghidupan masyarakat pesisir. Di antaranya masih ada tambak dan area kebun melati. Upaya penyelamatan pulau itu pun tetap perlu dilakukan.

"Saya terakhir ke Simonet pada bulan Novomber akhir. Saya kemarin ke sana lagi kondisinya semakin parah," tutur Ketua Kelompok Tani Mangrove Alam Lestari Desa Api Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Subhan, Selasa (18/1/2022) kemarin.

Dikatakan, jarak bibir pantai ke rumah warga kian dekat. Bahkan, ada rumah warga yang halamannya berupa lautan lepas.

"Daratan sudah banyak yang hilang. Penduduknya sebagian besar sudah ngungsi," katanya.

Menurutnya, di sisi timur dan barat Simonet masih ada beberapa rumah yang tetap dihuni. Di blok tengah sudah dikosongkan. Warga sudah meninggalkan pulau itu.

"Pada bulan Juni nanti kita rencana akan tanami bakau pulau Simonet. Bakaunya jenis Avicennia (api-api). Kalau orang sini nyebutnya gayo. Karena jenis ini lebih tahan abrasi," terang dia.

Disebutkan, pulau itu akan ditanami bakau sebanyak 15 ribu hingga 20 ribu bibit bakau tersebut. Kegiatan itu merupakan program pemerintah pusat.

"Tahun kemarin program ini di Desa Api Api. Tahun ini di Desa Semut," kata dia.

Dengan upaya penghijauan itu diharapkan abrasi tidak terus merambah ke selatan. Sehingga aset-aset perekonomian warga seperti tambak dan kebun melati yang masih tersisa bisa diselamatkan.

Diakuinya, abrasi di Simonet kian ganas. Apalagi pada musim angin barat seperti saat ini. Penyelamatan pulau itu dengan konservasi vegetatif perlu dilakukan, agar Simonet tidak hilang.

"Akses ke sini sudah sulit. Jalan tembus ke Desa Depok sudah tersapu abrasi. Hanya melalui jalur penyeberangan muara di TPI. Itu pun kalau musim rob juga susah aksesnya ke sini," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kondisi pulau Simonet di Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan kian mengkhawatirkan. Pulau ini kian tenggelam. Hanya 30 persen daratan yang tersisa. Sebagian besar sudah menjadi 'lautan'.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: