Persik Takluk dari PSIR Rembang
**Pertandingan Hujan Kartu Merah
KENDAL - Hujan kartu merah mewarnai laga Persik Kendal versus PSIR Rembang dalam putaran kedua Liga 3 Jawa Tengah, Rabu (3/11/2021) sore, di Stadion Utama Kendal. Diganjar tiga kartu merah oleh wasit, Laskar Baharekso pun terpaksa takluk dari tim tamu dengan skor tipis 0-1.
Gol semata wayang PSIR Rembang diperoleh dari titik putih, setelah hakim lapangan memberikan hadiah penalti. Hasil ini membuat ambisi Persik memuncaki Grup C sedikit tersendat.
Sejak peluit awal, laga berlangsung dengan intensitas cukup tinggi dan bahkan memanas. Bahkan, Persik diganjar tiga kartu merah oleh wasit. Ketiga kartu itu masing-masing untuk
penjaga gawang Dicky Fernando, pemain depan Rizky Kurniawan, dan Head Coach Achmad Yasin.
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto yang menyaksikan laga tersebut mengatakan, kekalahan Persik Kendal dari PSIR Rembang tidak akan membuat mental pemain menjadi down (turun). Dico tetap optimis tim Laskar Bahurekso akan berjuang untuk bisa meraih juara Liga 3 Jawa Tengah. Dengan evaluasi nantinya akan membuat tim kesebalasan anak asuh dari pelatih Ahmad Yasin tersebut dapat bermain bagus pada pertandingan selanjutnya. "Akan dilakukan evaluasi sehingga Persik Kendal bisa bermain lebih bagus agar lolos group C. Optimis bisa lolos group, " Ungkapnya.
Dico menyayangkan beberapa pemain Persik Kendal terpancing emosi atas keputusan wasit. Sehingga, beberapa pemain menerima peringatan keras berupa kartu merah. Namun, Bupati memuji timnya yang tetap bermain bagus melawan PSIR Rembang. Ia berharap ke depan bisa dibenahi dan bermain lebih tenang lagi.
"Mainnya sudah maksimal. Saya lihat Persik menyerang, kurang beruntung saja. Ke depan harus dikontrol lagi emosinya, lebih tenang saat main," Pintanya.
Pelatih Persik Kendal, Achmad Yasin mengatakan, meski kalah 0-1, namun permainan anak asuhnya sudah bagus. Permainan menjadi tidak berjalan baik ketika beberapa pemainnya terbawa emosi atas keputusan wasit. Menurutnya keputusan sang pengadil lapangan itu berat sebelah. "Kelihatan kepemimpinan wasit seperti berat sepihak. Itu yang menjadi penyebab anak-anak emosi," katanya.
Dengan dihadiahi kartu merah dua pemain inti Persik ini akan berdampak pada kekuatan tim di laga mendatang. Namun demikian, pihaknya akan mencari alternatif lain untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan.
"Cadangan ada. Otomatis mengurangi kekuatan karena dua pemain ini yang dapat kartu merah pemain inti. Tentu akan kami carikan solusinya permainan anak-anak sudah maksimal," pungkasnya. (lid)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
