iklan banner Honda atas

Pedagang Atribut Kemerdekaan Padati Pusat Kota Kajen Jelang 17 Agustus

Pedagang Atribut Kemerdekaan Padati Pusat Kota Kajen Jelang 17 Agustus

--

KAJEN.RADARPEKALONGAN.CO.ID - Suasana jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 mulai terasa di berbagai sudut kota Kajen, Kabupaten Pekalongan. Di sejumlah titik ramai, para pedagang musiman bermunculan membawa aneka atribut merah putih, dari bendera berbagai ukuran hingga hiasan kemerdekaan khas Agustusan.

Pantauan dilokasi menunjukkan keramaian di sekitar kawasan nol kilometer Kajen yang kini dipenuhi lapak-lapak sederhana. Mereka tak hanya mempercantik wajah kota, namun juga menjadi bagian dari denyut ekonomi rakyat menjelang 17 Agustus.

Salah satu pedagang, Ujang, yang berasal dari Garut, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa aktivitas ini telah dilakoninya hampir setiap tahun sejak 2009. Ia memilih Kajen sebagai tempat jualan karena lokasi yang strategis dan respon masyarakat yang cukup baik.

“Saya datang rutin tiap tahun di bulan Agustus. Mulai buka lapak sejak 21 Juli dan biasanya pulang setelah tanggal 17,” tutur Ujang, yang sehari-hari berdagang di pasar tradisional.

Bendera dan pernak-pernik yang ia jual didatangkan langsung dari distributor pusat. Meski terganggu oleh cuaca yang kadang hujan, ia tetap bersyukur karena penjualannya terbilang stabil.

“Rezeki sudah ada yang atur. Kalau ramai ya syukur, kalau sepi tetap dijalani. Yang penting bisa bawa hasil pulang,” imbuhnya.

Senada dengan Ujang, Suwarna rekan sesama pedagang musiman asal Leles, Garut juga menjadikan Kajen sebagai lokasi langganan sejak lebih dari sepuluh tahun silam. Ia pertama kali datang karena ajakan kerabat, dan kini telah menjadi rutinitas tahunan.

“Tahun ini penjualan lumayan, sudah nutup modal, tinggal nunggu sisanya mudah-mudahan bisa untung,” ujar Suwarna yang biasa membuka lapak di kawasan pusat kota.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, para pedagang mengaku suasana jualan kali ini lebih nyaman karena tidak ada hambatan dari petugas ketertiban. Mereka pun berharap, hingga pertengahan Agustus mendatang, dagangan mereka laris manis diburu warga yang hendak memeriahkan hari kemerdekaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: