Disdukcapil & Dindikbud Kab Pekalongan Luncurkan Program 'Mentari Pagi' untuk Sinkronisasi Data Anak Usia Dini
--
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan resmi memperkenalkan program pelayanan administrasi kependudukan bertajuk Mentari Pagi (Menuju Data Terintegrasi dan Pelayanan Bagi Anak Usia Dini). Program ini bertujuan memastikan data siswa di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) selaras dengan data kependudukan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Ajid Suryo Pratondo, mengungkapkan bahwa masih banyak ditemui ketidaksesuaian data, seperti perbedaan penulisan nama, tempat dan tanggal lahir, serta identitas orang tua antara dokumen sekolah dan dokumen kependudukan. Hal ini kerap menghambat pengelolaan Dapodik maupun proses pemberian bantuan pendidikan.
“Lewat kerja sama ini, kami ingin sejak awal memastikan data anak usia dini sudah tervalidasi, sehingga tidak muncul masalah saat mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya saat peluncuran di Aula Dindikbud Kabupaten Pekalongan.
Hadir pula Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, yang menegaskan pentingnya sinergi ini karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi dasar utama seluruh data pendidikan.
“Jika data murid tidak sesuai dengan data kependudukan, otomatis akan terkendala di Dapodik dan berdampak pada berbagai layanan maupun bantuan,” terangnya.
Melalui Mentari Pagi, anak-anak yang belum memiliki dokumen seperti akta kelahiran, kartu keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) akan difasilitasi penerbitannya. Selain sebagai investasi masa depan, langkah ini juga memastikan tertib administrasi sejak dini.
Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis mengenai dasar-dasar administrasi kependudukan dan tata cara fasilitasi layanan Sintren secara daring. Pelatihan ini diberikan kepada para koordinator wilayah Dindikbud dan pengelola PAUD agar dapat membantu mempercepat proses pengurusan dokumen bagi siswa di lembaga masing-masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
