iklan banner Honda atas

Bronjong Made In China Ini Mampu Cegah Laju Abrasi di Pantai Sigandu

Bronjong Made In China Ini Mampu Cegah Laju Abrasi di Pantai Sigandu

BATANG - Laju abrasi yang terjadi di Pantai Sigandu, Kabupaten Batang, akhirnya dapat dicegah dengan pemasangan bronjong sepanjang dua kilometer. Alat penahan gelombang buatan China tersebut telah dipasang di dasar laut sekitar 100 meter dari daratan sejak beberapa tahun lalu.

"Alhamdulillah, untuk laju abrasi di Pantai Sigandu bisa kita cegah berkat adanya bronjong yang di pasang sekitar dua kilometer panjangnya, dan berjarak sekitar 100 meter dari daratan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, Achmad Handy Hakim pada awak media.

Handy Hakim menjelaskan, selama beberapa tahun abrasi telah mengikis sekitar 50 sampai 80 meter Pantai Sigandu. Setelah melalui beberapa cara, akhirnya dilakukan pemasangan bronjong buatan China tersebut pada kurun waktu tahun 2018 hingga 2019.

"Alat penahan gelombang yang dipakai tersebut sengaja didatangkan dari Tiongkok. Soalnya, tidak ada yang memproduksinya di Indonesia. Dan setelah dilakukan pembangunan sejak 2018 hingga 2019, akhirnya saat ini menunjukan manfaatnya," jelas Handy Hakim.

Lebih lanjut dijelaskan, akibat abrasi sendiri saat ini bibir pantai berada di lahan-lahan yang dimiliki warga. Lahan itu sebagian juga ikut tergerus abrasi. Namun saat ini pemilik lahan justru bisa memanfaatkan situasi yang ada, yaitu dengan membangun kafe-kafe di pinggir pantai yang merupakan tanah pribadinya.

"Semoga abrasi yang terjadi di Pantai Sigandu bisa berhenti dengan adanya bronjong tersebut. Namun kita perlu tetap waspada. Tidak menutup kemungkinan terjadi lagi, mengingat tinggi gelombang dan juga kuatnya ombak sulit diprediksikan," tandas Handy Hakim. (don)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: