Harga Kedelai Tembus Rp 12 Ribu/ Kg
**Perajin Tempe Tahu Pasrah
KAJEN - Harga kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe dipasaran hingga saat ini masih tinggi dan tembus mencapai Rp 12 ribu Perkilogram. Kenaikan harga yang kian melejit membuat para perajin tempe tahu pasrah.
Sekadar informasi, kenaikan harga kedelai impor bertahap. Dua pekan sebelumnya harga kedelai dipasaran Rp 11 ribu Perkilogram, namun saat ini mencapai Rp 12 ribu Perkilogram. Hal itu diakui salah seorang perajin tempe sekaligus susu kedelai, asal Kesesi, Indah.
"Senin (07/03/2022) kemarin saya beli kedelai Perkilogram sudah Rp 12 ribu, padahal dua pekan sebelumnya masih Rp 11 ribu perkilogram, " ungkap salah seorang perajin tempe sekaligus susu kedelai, asal Kesesi, Indah, Selasa (08/03/2022).
Dengan adanya kenaikan harga kedelai tersebut, ia pasrah. Pasalnya selain hanya memperkecil ukuran barang lainya juga ikut naik.
"Sekarang susah, iya kalau susu kedelai disiasati mudah la kalau tempe susah. Masa mau dikecilin terus, " keluhnya.
Senada diungkapkan dengan Niti, perajin tempe yang biasa berjualan di Pasar Induk Kajen. Menurutnya, kenaikan harga dari Rp 10 ribu menjadi 11 ribu dikira harga akan kembali turun, namun saat ini malah berbeda.
"Saat ini naik lagi dari Rp 11 ribu menjadi Rp 12 ribu,"ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Kampung Tahu, Desa Babalan Lor Kecamatan Bojong, Kuswadi, menjelaskan dengan adanya kenaikan harga kedalai sebagai bahan baku tahu membuat perajin banyak yang berhenti produksi.
"Ya cukup berdampak sekali bahkan banyak pengrajin tahu mengurangi produksinya dan bahkan ada yang berhenti produksi, " katanya.
Diakui dengan mahalnya harga kedelai yang berdampak pada produksi juga cukup berpengaruh pada konsumen.
"Untuk konsumennya juga turun karena bebarengan dengan kelangkaan minyak goreng, "ujarnya.
Untuk itu ia berharap kepada pemerintah bisa secepatnya menurunkan harga kedelai sehingga perekonomian masyarakat kecil bisa kembali normal. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
