iklan banner Honda atas

Pemkab Mulai Tata Alun-Alun Kajen

Pemkab Mulai Tata Alun-Alun Kajen

*Jadi Ikon Kota Santri

KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan kini mulai melakukan penataan area kawasan Alun-alun Kajen. Rencananya kawasan ini akan dilengkapi ikon Alquran dan air mancur warna-warni. Pengerjaan akan dilakukan dalam dua tahap, mulai tahun 2022 dan 2023.

Untuk merubah Kawasan Alun-alun Kajen, Pemkab Pekalongan di tahun 2022 menggelontorkan Rp6,8 miliar. Kemudian di tahun 2023 akan kembali dianggarkan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kepada awak media mengatakan, penataan kawasan Alun-alun sudah mulai dikerjakan. Anggaran Rp6,8 miliar sudah digelontorkan, itu untuk tahap pertama. "Kami akan kerjakan dua tahap. Tahap kedua tahun depan. Sekarang bisa dilihat, pengerjaan sudah dimulai," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

Dikatakan, ikon Al-Quran itu akan berdekatan dengan air mancur. Akan bergerak berputar di dekat lokasi air mancur. "Ikon Alquran itu untuk menggambarkan bahwa Kabupaten Pekalongan ini Kota Santri," tambahnya.

Tak hanya itu, kawasan Alun-alun juga akan dilengkapi gapura sisi barat, timur, dan selatan. Dilengkapi pula spot UMKM, area olahraga, taman, dan lain-lain. "Kami ingin Kajen ini makin ramai dan bisa jadi kebanggan masyarakat. Penataan Alun-alun itu juga untuk menarik wisatawan," ucap Fadia.

Soal pedagang kaki lima (PKL), Fadia mengatakan, tidak akan disingkirkan. "Mereka tetap ada, hanya mungkin akan kami tata saja biar rapi dan nyaman," tandasnya.

Sementara Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar menyampaikan, pembangunan ditargetkan dalam dua tahun. Alun-alun ini ditata untuk bisa menjadi ikon Kota Kajen, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bupati Pekalongan. "Di mana beliau ingin menampilkan dan ingin membangun semacam ikon ibu kota Kabupaten Pekalongan, yang dalam hal ini adalah Alun-alun Kajen," kata Sekda.

Saat ini progres pembangunan untuk penataan Alun-alun Kajen sudah pada tahapan pembuatan drainase lapangan, untuk mencegah terjadinya banjir atau genangan di lapangan pada saat musim hujan. "Jadi drainase itu sangat penting ya untuk mencegah banjir di lapangan," ujarnya.

Dengan penataan kembali Alun-alun Kajen tersebut, menurut Yulian Akbar, ke depannya diharapkan bisa meramaikan kembali Kajen sehingga bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang sempat lesu saat pandemi Covid-19.(yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: