Weit, Batang Malah Kekurangan Tenaga Kerja
BATANG - Pertumbuhan industri di Kabupaten Batang yang semakin pesat membuat kebutuhan tenaga kerja mengalami lonjakan. Bahkan, Bupati Batang, Wihaji, menyebut bahwa saat ini daerahnya justru kekurangan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan sejumlah perusahaan mulai beroperasi.
Bahkan, Bupati Wihaji selalu menyempatkan diri untuk mempromosikan sejumlah lowongan kerja bagi masyarakat Batang dalam setiap kunjungan kerjanya ke desa desa.
"Iya, kita lagi kekurangan jumlah tenaga kerja saat ini. Maka saya selalu titipkan informasi ini ke kepala desa maupun camat, agar warganya dapat mendapatkan kerja di wilayahnya sendiri," terang Wihaji.
Ia mengatakan, terdekat, dua perusahaan besar di Pantura Batang yang kini sudah berdiri dan mengekspor produknya ke sejumlah negara membutuhkan ratusan tenaga kerja.
"Saya diinformasikan, bahwa dua perusahaan yakni PT Wanho Industries Indonesia dan PT Batang Apparel Indonesia sedang membuka perekrutan tenaga kerja. Salarynya lumayan Rp3-4juta dan hanya lima hari kerja saja. Maka silahkan manfaatkan peluang itu," jelasnya.
Ia mengarahkan, agar masyarakat yang tidak mempunyai skil atau keahlian dapat mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Batang.
"Jadi yang unskil, tidak perlu sekolah, cukup ikut pelatihan di Pemda Batang. Saya menjamin, setelah selesai mengikuti pelatihan itu, maka selanjutnya masyarakat bisa langsung masuk kerja di perusahaan itu. Sebab, saya sudah perintahkan, di mana para masyarakat yang sudah ikut pelatihan di Pemda Batang maka tidak boleh ditolak," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Batang, Suprapto mengatakan, bahwa bulan Oktober ini PT Batang Apparel Indonesia membutuhkan tenaga kerja sebanyak 400 orang.
"Ya, bulan ini dibutuhkan 400 orang pekerja untuk posisi operator mesin jahit. Selain itu, PT Batang Apparel Indonesia juga membuka kesempatan bagi 10 orang difabel untuk bekerja di perusahaan itu. Sebab, memang aturannnya, dalam lingkup 100 orang pekerja, dibutuhkan satu orang difabel," katanya.
Selain di PT Batang Apparel Indonesia, lowongan pekerjaan juga dibuka oleh PT Wanho Industries Indonesia. Disebutkan Suprapto, perusahaan ini membutuhkan sedikitnya 500 tenaga kerja.
"Kebutuhan 500 orang tenaga kerja, namun baru tercapai 230 orang tenaga kerja. Mereka membutuhkan tenaga desain grafis dan tenaga perakit miniatur mobil," katanya.
Suprapto juga membenarkan, jika pihaknya membuka sejumlah pelatihan bagi masyarakat untuk dipersiapkan untuk dapat direkrut oleh sejumlah perusahaan di Kabupaten Batang.
"Kami memiliki sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan pada masyarakat, ada BLK milik Pemda Batang dan Bursa Kerja Kusus (BKK) yang ada di SMK PGRI dan SMK Warungasem. Di mana hingga saat ini total sudah ada 290 orang masyarakat yang telah mengikuti pelatihan," tandasnya. (fel)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



