Permudah Pelayanan, PN Batang Luncurkan Inovasi BDS
BATANG - Bertepatan dengan HUT ke-50, Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Batang meluncurkan inovasi yang dinamai Batang Digital Sistem (BDS).
Ketua Pengadilan Negeri kelas II Batang, Guntoro Eka Sekti mengatakan, bahwa inovasi BDS diluncurkan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan pada masyarakat, sekaligus meringankan biaya.
"Kita tidak bisa mengelak terhadap kemajuan teknologi informasi. Oleh karena itu, kami ingin merubah mental para aparatur Pengadilan Negeri Batang, dengan memberikan pelayanan pada masyarakat yang semakin cepat, sederhana, dan biaya semakin ringan. Kalau kata Pak Bupati Wihaji, kalau bisa gratis," ungkap Ketua PN Batang, Guntoro Eka Sekti, Jumat (25/3/2022).
Ia pun menyatakan, bahwa PN Batang belum bisa menggratiskan pelayanan, karena ada biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diatur di dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 5 Tahun 2019 seperti pendaftaran perkara sebesar Rp10 ribu dan lain sebagainya. "Ada PNBP atau pemasukan badan negera yang tetap harus dibayar oleh masyarakat. Saya rasa dengan kemajuan sekarang tidak berat," katanya.
Ia juga menyatakan, pelayanan di kantornya mayoritas sudah digital. Beberapa pelayanan sudah 100 persen digital. "Untuk pelayanan pendaftaran sudah 100 persen digital, tidak ada yang manual," kata Guntoro.
Guntoro mencontohkan, untuk persidangan pidana umum, saat ini menggunakan sidang secara elektronik. Pihak hakim berada di ruang sidang, terdakwa di Lapas, Jaksa serta pengacara di kantornya.
"Kalau pidana umum sudah seluruhnya melalui sidang jarak jauh. Tapi untuk perdata, kami sudah menyiapkan layanan tapi para pihak yang berperkara lebih suka tatap muka," ucapnya.
Guntoro menyebutkan, PN Batang punya beberapa prestasi yaitu Pengadilan Elektronik terbaik pertama tingkat nasional kategori Pengadilan Kelas II pada 2020. Lalu, 2021 meraih prestasi administrasi terbaik tingkat pertama di Jawa Tengah.
Adapun pada HUT ke 50, PN Batang juga menggelar sunatan massal dan donor darah.
Bupati Batang, Wihaji berharap, PN Batang terus meningkatkan pelayanan. Termasuk, di era tranformasi digital untuk bisa melakukan percepatan pelayan dengan inovasi yang efektif, efisien, dan sedehana.
"Pengadilan ini merupakan tempat agung untuk mencari keadilan. Untuk itu, saya harap layanannya semakin baik, termasuk di era tranformasi digital bisa melakukan percepatan pelayan dengan inovasi yang efektif, efisien, dan sedehana. Sehingga masyarakat terlayani dengan baik," tutup Wihaji. (fel)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



