Disparpora Batang Siap Dukung 32 Desa Wisata Rintisan Naik Kelas

Disparpora Batang Siap Dukung 32 Desa Wisata Rintisan Naik Kelas

Salah satu kegiatan di Deswita Pandansari --Dok Deswita Pandansari

BATANG - Desa Wisata di Batang Diharapkan bisa tetap eksis dan naik kelas. Dimana saat ini di Kabupaten Batang ada 32 Desa Wisata rintisan. Sehingga ke depan tidak hanya jadi Rintisan, tapi bisa naik kelas menjadi berkembang ataupun maju. 

"Di batang 32 desa wisata. Lokasinya tersebar di beberapa kecamatan, seluruhnya masih aktif dan semuanya statusnya rintisan. Belum ada yang berkembang dan maju," ujar Kepala Disparpora Kabupaten Batang, Yarsono saat diwawancarai, Selasa (6/6/2023). 

Baca juga : Sinergi dengan TNI Polri, IPSI Batang Komitmen Jaga Kamtibmas di Batang 

Untuk mendukung hal tersebut, perlu didorong agar ada kemandirian pengelolaan. Saat ini kepengelolaan Desa Wisata di Batang masih di bawah pokdarwis maupun Bumdes. Banyak dukungan dari Pemda dan provinsi agar desa wisata itu tetap ada, tidak hanya sekedar nama. 

Tak hanya menyajikan wisata alam, desa wisata di Batang juga ada yang mengelola wisata buatan dengan pemandangan alam yang apik. Selain itu turut ditambahkan dengan wahana-wahana pendukung. Seperti salah satunya yang ada di Kembanglangit.

Di Batang sendiri sudah ada beberapa Des Wisata yang eksis. Seperti di desa Silurah, Sodong, Gringgingsari, Pandansari, Tombo, Kembanglangit, Lobang, Sangubanyu, dan Besani.

Kegiatan pengembangan desa wisata biasanya dilakukan melalui forum komunikasi desa wisata. Baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Di tingkat provinsi ada kegiatan satu bulan sekali. Saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti desa wisata mana saja yang bisa naik status menjadi berkembang. Saat ini masih dalam proses verifikasi.

"Kita belum tahu, karena akan dilakukan verifikasi lagi oleh provinsi. Apakah masih jadi rintisan atau berkembang. Gambaran desa wisata itu salah satunya dihitung dari kemandirian sehingga menjadi berkembang hingga maju," pungkasnya. (Nov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: