Jelang Pemilu, Satpol PP dan Satlinmas Harus Jaga Netralitas

Jelang Pemilu, Satpol PP dan Satlinmas Harus Jaga Netralitas

KOTA PEKALONGAN - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, memimpin gelar pasukan dalam rangka peringatan HUT ke-69 Satpol PP dan HUT ke-57 Linmas se-Jawa Tengah, Kamis (21/2), di Stadion Hoegeng.

TINJAU PASUKAN - Wagub Jateng, Taj Yasin saat meninjau pasukan Satpol PP dan Satlinmas dalam kegiatan gelar pasukan HUT ke 69 Satpol PP dan HUT ke 57 Satlinmas yang digelar di Stadion Hoegeng, Kamis (21/2).

Dalam peringatan yang mengusung tema 'Merawat Bhineka Tunggal Ika demi Indonesia' tersebut, hadir ribuan pasukan Satpol PP dan Linmas, Forkompinda serta bupati/walikota dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah.

Dalam arahannya, Wagub berpesan agar Satpol PP dan Satlinmas untuk bisa menjaga netralitasnya jelang Pemilu 2019. Menurut Taj Yasin, Satpol PP dan Satlinmas harus menghindari konflik kepentingan dan diskriminasi pelayanan, bebas dari pengaruh partai politik, tidak memihak dan tidak boleh memguntungkan atau merugikan salah satu pihak peserta pemilu, apalagi terlibat dalam kampanye.

"Bersama forkopimda dan penyelenggara Pemilu kita lakukan antisipasi perpecahan pada Pileg dan Pilpres agar berjalan aman, lancar, tertib, dan damai. Jaga diri dan jangan mudah terprovokasi akibat ujaran-ujaran yang memunculkan polemik. Saya berharap anggota Satpol PP dan Satlinmas terus melakukan koordinasi dan komunikasi bersama TNI dan Polri," pesan Yasin.

Wagub juga meminta agar Satpol PP dan Satlinmas ikut aktif dalam menjaga kondusifitas di Jateng, dengan mengamankan seluruh tahapan pemilu, dan melakukan simulasi pengamanan. Sehingga nantinya saat terjun di lapangan, Satpol PP maupun Linmas tidak gagap, dan bisa segera bergerak bersama TNI Polri dan petugas keamanan lainnya.

Dia juga meminta agar pemerintah netral dan tidak membeda-bedakan pelayanan atau tidak ada diskriminasi pelayanan. "Berbarengan monggo menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Jawa Tengah, bulatkan tekad, agar Pemilu 2019 jujut, adil, bermartabat, dan menggembirakan," katanya.

Selain persiapan jelang Pemilu, Wagub juga meminta agar masyarakat kembali menghidupkan siskamling di lingkungan masing-masing. Hal ini sebagai upaya menghindari ancaman-ancaman teror dan ketakutan seperti yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah, diantaranya di Semarang, Kendal dan Temanggung.

"Akhir-akhir ini ada yang menebar teror pembakaran kendaraan milik masyarakat yang terjadi di Semarang, Kendal, dan Temanggung. Ini harus kita lawan bersama dengan meningkatkan kewaspadaan dan menggiatkan siskamling. Saya minta kepada daerah di seluruh Jawa Tengah untuk mulai menggerakkan siskamling untuk melindungi masyarakat dari gangguan dan masalah di lingkungannya," ajaknya.

Terkait menggerakkan kembali siskamling, Walikota Pekalongan, Moch Saelany Mahfudz, menyatakan sepakat dan siap untuk menggiatkan siskamling di Kota Pekalongan. "Siskamling di Kota Pekalongan akan mulai digiatkan lagi. Koordinasi dan kesiagaan akan terus dilakukan, dan mulai menjalin kerekatan dengan masyarakat," tuturnya.

Walikota juga menyatakan kebanggaannya karena Kota Pekalongan dapat Menjadi tuan rumah dalam perayaan HUT Satpol dan Satlinmas se Jawa Tengah. "Sebanyak 3.000 orang hadir di Kota Pekalongan ini menimbulkan dampak positif untuk perekonomian di Kota Pekalongan, hotel penuh, kuliner dapat berkah, dan batiknya semakin laris," tandasnya. (nul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: