107 Calhaj Lunas BPIH
**Dari 160, Paling Lambat 20 Mei
KOTA - Sebanyak 107 orang dari 160 calon jemaah haji (Calhaj) dari Kota Pekalongan yang mendapatkan jatah untuk berangkat haji tahun ini telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Sedangkan sisanya, harus melakukan pelunasan paling lambat 20 Mei mendatang.
Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh PHU pada Kantor Kementerian Agama Kemenag Kota Pekalongan, Mundakir SH, Jumat (13/5/2022). "Untuk 160 calon jemaah yang sudah dipastikan berangkat ke tanah suci di musim haji tahun 2022 ini, harus melakukan pelunasan pada 9 Mei sampai 20 Mei 2022," kata Mundakir.
Mundakir mengungkapkan bahwa jemaah haji dari Kota Pekalongan yang berhak berangkat ke tanah suci tahun 2022 ini sejumlah 160 orang. Merupakan calon jemaah yang mendaftar di sekitar tahun 2011 dan seharusnya berangkat di tahun 2020 namun tertunda karena pandemi Covid-19.
Mundakir menjelaskan, calon jemaah yang berangkat tahun ini harus memenuhi ketentuan khusus seperti usia di bawah 65 tahun, sehingga jumlah yang berangkat terbatas hanya sebesar 50 persen dari keseluruhan jumlah calon jemaah haji yang seharusnya berangkat di tahun 2020 lalu.
Adapun persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh calon jamaah adalah mereka diwajibkan suntik vaksin minimal dosis kedua dan diharapkan sudah vaksin dosis ketiga (vaksin booster) Covid-19 dan vaksin meningitis.
"Untuk pelaksanaan jemaah haji Kota Pekalongan sudah 107 orang yang melakukan pelunasan. Pelaksanaan manasik dijadwalkan setelah pelunasan dan akan dilaksanakan sebanyak 6 kali. Dimana, 4 kali di tingkat kecamatan dan 2 kali di tingkat kota," terangnya.
Salah satu calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini, Umi Kalsum (44), warga Jenggot, Kota Pekalongan merasa sangat senang karena terpilih berangkat tahun ini.
"Senang sekali, akhirnya InshaAllah bisa dipastikan berangkat haji pada tahun 2022 ini. Sebelumnya harusnya berangkat tahun 2020, namun karena ada pandemi sehingga tertunda dan Pemerintah Arab Saudi baru membuka kembali tahun 2022 ini," ujar Umi.
Ia mengaku sudah mendaftar sejak tahun 2011 dan merasa sedih karena batal berangkat haji di tahun 2020 lalu. Dirinya berharap, pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 ini bisa berjalan sukses dan lancar. "Dalam arti, semua yang berangkat sehat, saat pulang ke tanah air juga sehat wal'afiat serta bisa menjadi haji yang mabrur," imbuhnya. (way)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
